Tim Labfor Mabes Polri Identifikasi Rutan Kabanjahe

TIM Labfor Mabes Polri didampinggi Inafis Polres Karo Amir Tarigan saat Olah TKP pasca di bakarnya RUTAN Kabanjahe pasca Kerusuhan Para Warga Binaan.

Sumaterapost.co, Tanah Karo – Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri bersama Unit Identifikasi Polres Karo, melakukan identifikasi dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kebakaran di Rumah Tahanan (Rutan) Klas IIB Kabanjahe pasca terjadinya kerusuhan, Kamis (13/2/2020).

Pantauan Sumaterapost.co di lokasi Tim Labfor Mabes Polri melaksanakan olah TKP di beberapa ruang kantor untuk mengetahui asal munculnya titik api yang dilemparkan ke dalam ruangan. Selain itu, petugas juga mengambil sampel abu yang dikumpulkan ke dalam kantong plastik putih serta barang bukti lainnya.

Di sekitar pintu masuk ke lokasi Rutan Kabanjahe, garis polisi masih terlihat terpasang. Namun sayang, awak media tidak diperkenankan ikut dalam proses olah TKP. Sekitar beberapa jam, tim akhirnya keluar dari lokasi kejadian dengan membawa sejumlah barang bukti.

Saat sejumlah awak media meminta keterangan terkait olah TKP tersebut, sejumlah petugas Labfor Mabes Polri tidak memberikan komentar. Hingga berita ini dilansir, belum ada keterangan pasti terkait olah TKP tersebut.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Utara (Kakanwil Kemenkumham Sumut), Sutrisman yang ditemui Di dampinggi Karutan Tebing Tinggi Theo Adrinus Purba di halaman Rutan Kabanjahe, juga belum dapat berkomentar banyak pasca terjadinya insiden. Menurutnya, saat Tim Labfor Mabes Polri masih bekerja secara maksimal di lokasi kejadian.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya telah menyediakan layanan informasi untuk masyarakat dan pihak keluarga di halaman Rutan Kabanjahe. Disampaikan, untuk mempermudah informasi pemindahan lokasi warga binaan, pihak keluarga dapat melihat informasi yang telah di tempel di dinding bagian luar.

“Yang pasti, semua berjalan dengan baik. Semalam ratusan warga binaan kategori Napi (vonis hukuman) sudah dipindah. Ada yang ke Lapas Tanjung Gusta, ada ke Sidikalang, Langkat, dan Binjai. Warga binaan perempuan juga sudah dipindahkan semua. Dan juga Tahanan yang masih proses sidang atau masih titipan sudah dibagi ke 10 Polsek jajaran Polres Karo. Untuk sementara, layanan kunjungan masih kita tutup hingga nanti situasi kembali pulih,” jelas Sutrisman.

Menurutnya, warga binaan yang masih sedang dalam proses persidangan, akan dikembalikan ke blok tahanan di Rutan Kabanjahe karena kondisi blok masih utuh. “Sesuai informasi dari kepolisian, sebanyak 20 orang warga binaan teridentifikasi sebagai dalang kerusuhan. Masing-masing punya peran dalam kerusuhan yang terjadi,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Rutan Klas IIB Kabanjahe Simson Bangun SH melalui sambungan telepon mengungkapkan saat ini Tim Labfor Mabes Polri masih melakukan olah TKP. “Bangunan yang hangus terbakar mencapai 95 persen. Kerugian ditaksir mencapai 4 – 5 miliar. Karena barang-barang kantor dan inventaris semua terbakar,” ungkap Simson singkat pada wartawan di balik ponselnya./Mawar Ginting

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here