Tim Penjaringan Balon Ketua KONI Dibentuk, Catat Seluruh Syarat Pencalonannya

SumateraPost.co, Binjai – KONI Kota Binjai resmi membentuk Tim Penjaringan Bakal Calon (Balon) Ketua KONI Kota Binjai masa bakti 2020-2024, hasil rapat pleno di Kantor Sekretariat KONI Kota Binjai, Komplek GOR Jalan Jambi, Kelurahan Rambung Barat, Kamis (27/02/2020) siang.

Dalam rapat yang dihadiri peserta gabungan dari unsur pengurus KONI dan perwakilan pengurus cabang (pengcab) olahraga se-Kota Binjai, akhirnya dipilih dan ditetapkan tujuh anggota Tim Penjaringan Balon Ketua KONI Kota Binjai masa bakti 2020-2024.

Mereka yang terpilih itu terdiri dari empat perwakilan pengurus KONI Kota Binjai masa bakti 2017-2021, yakni Arif Rahman Nasution, Yusdi Ghazali, Akhyar Nasution, dan Wardika Aryandi, serta tiga perwakilan pengcab olahraga, yakni Basri Sitohang (Pengkot PGSI Binjai), Ahmad Ghazali Pane (Pengkot IPSI Binjai), dan Zulhamdi (Pengkot TI Binjai).

“Dengan ini, kami tetapkan ketujuh nama tadi sebagai anggota Tim Penjaringan Balon Ketua KONI Kota Binjai masa bakti 2020-2024,” ungkap pimpinan rapat pleno yang juga (Plt) Ketua KONI Kota Binjai, Panco Harimona.

Panco mengatakan, pembentukan Tim Penjaringan Balon Ketua KONI Kota Binjai masa bakti 2020-2024 dilakukan dengan menyikapi rencana pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kota (Misorkot) Binjai 2020.

Apalagi menurutnya, pelaksanaan Musorkot Binjai 2020 harus secepatnya dilaksanakan, menyusul kekosongan jabatan Ketua KONI Kota Binjai masa bakti 2017-2021, selepas pengunduran diri Juli Sawitma Nasution, pada November 2019 lalu.

“Terlebih lagi, masa jabatan saya selaku (Plt) Ketua KONI Kota Binjai masa bakti 2017-2021 akan berakhir pada Februari 2020 ini,” sebut Panco.

Diungkapkannya, selain bertugas menjaring nama-nama balon dan menetapkanya menjadi Calon Ketua KONI Kota Binjai masa bakti 2020-2024, tim ini sekaligus ditunjuk sebagai panitia pelaksana Musorkot Binjai 2020.

Setelah penetapan, selanjutnya Tim Penjaringan Balon Ketua KONI Kota Binjai masa bakti 2020-2024 mulai efektif bekerja sejak mereka menerima surat keputusan pengangkatan, yakni mulai 28 Februari hingga 3 Maret 2020.

“Kita sendiri belum dapat pastikan kapan dan dimana Musorkot Binjai 2020 akan dilaksanakan, mengingat hal ini masih akan dikoordinasikan dengan pengurus KONI, pengcab, dan seluruh pihak terkait. Namun kita targetkan, awal Maret nanti sudah digelar,” seru Panco.

Sebaliknya pasca pembentukan, Tim Penjaringan Balon Ketua KONI Kota Biniai masa bakti 2020-2024, langsung menggelar rapat penetapan syarat dukungan kandidat, dengan unsur pengurus KONI dan perwakilan pengcab olahraga se-Kota Binjai.

Dalam rapat dipimpin Ahmad Ghazali Pane, yang juga Ketua Pengkot IPSI Binjai, akhirnya diputuskan delapan syarat utama pendaftaran Balon Ketua KONI Kota Binjai masa bakti 2020-2024.

Syarat pertama, katanya, Balon Ketua KONI Kota Binjai masa bakti 2020-2024 pernah menjabat atau sedang menjabat sebagai ketua pengcab olahraga, maupun sebagai ketua dan pengurus KONI Kota Binjai, minimal selama satu periode kepengurusan.

Syarat kedua, Balon Ketua KONI Kota Binjai masa bakti 2020-2024 memperoleh rekomendasi atau dukungan tertulis minimal dari dua pertiga jumlah pengcab olahraga se-Kota Binjai, atau sebanyak delapan dari total 25 pengcab olahraga yang ada.

“Dukungan tertulis ini sendiri hanya berlaku jika yang menandatanganinya itu ketua pengcab olahraga terkait, yang masa kepengurusannya masih aktif,” terang Ahmad Ghazali Pane.

Syarat ketiga, jika ada pengcab olahraga mengeluarkan dua surat dukungan kandidat, maka Tim Penjaringan Balon Ketua KONI Kota Binjai masa bakti 2020-2024 hanya akan mengesahkan dan menerima surat dukungan pertama.

Syarat keempat, Balon Ketua KONI Kota Binjai masa bakti 2020-2024 merupakan warga negara Indonesia (WNI), yang dibuktikan dengan kartu tanda penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK).

Syarat kelima, batas usia maksimal balon Ketua KONI Kota Binjai masa bakti 2020-2024 adalah 55 tahun.

Syarat keenam, Balon Ketua KONI Kota Binjai masa bakti 2020-2024 tidak sedang menjalani proses pidana.

Syarat ketujuh, setiap kandidat diwajibkan membuat surat pernyataan bermaterai rangkap dua, terkait kesediaan, kesiapan, dan kesanggupannya menjadi Ketua KONI Kota Binjai masa bakti 2020-2024.

Dalam surat pernyataan itu, setiap kandidat juga diwajibkan memuat kesediaannya menyusun dan menyampaikan visi-misi pada Misorkot 2020, mengakui dirinya sehat secara jasmani dan rohani, melapirkan surat keterangan kependudukan, serta berdomisili di Kota Binjai.

“Seluruh persyaratan ini diserahkan langsung kepada Tim Panjaringan Balon Ketua KONI Kota Binjai, mulai 28 hingga 3 Maret 2020 di Kantor KONI Kota Binjai, sampai dengan pukul 17.00 wib,” ujar Ahamad Ghazali Pane. (andi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here