Tim Sabar Pungli Kabupaten Tangerang Kecolongan

Sumaterapost, Tangerang – Tim Sabar Pungli Kabupaten Tangerang kecolongan. Maraknya pungli yang terjadi di sejumlah ruas jalan, sasaran truk yang melintas di daerah itu.

“Mereka menggunakan kwitansi Organda sebesar Rp 3000 untuk setiap truk. Kehadirannya dikhawatirkan, mengundang para pungli lain ikut berpraktik yang sama, ” kata pengamat Kebijakan Publik Hasanudin pada wartawan Minggu (25/8) petang.

Selama ini, keberadaan Pungli di Kabupaten Tangerang, tergolong bersih. Namun belakangan ini muncul lagi dengan pola lain. Setiap truk yang melintas di pungut sebesar Rp 3000,- di sodorkan tanda terima berupa kwitansi.

“Kehadiran mereka menambah catatan buruk bagi daerah Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut terus terjadi selam 24 jam. Keberadaan mereka, mengganggu aktivitas pengguna jalan dan andil buat kemacetan.

“Kapolri berjanji akan membersihkan, kantong pungli yang menggangu kenyaman masyarakat termasuk di daerah.Ada petugas nakal, laporkan. Sekarang kita taguh,” kata Hasanudin.

Menurut Hasan, keberadaan mereka membuat pos di daerah Cisoka dan Pasar Kemis. Nampaknya Organda bekerjasama dengan Dishub setempat, mengkoordinir kelompok preman, sebagai pemetik dari pengemudi.

“Ini jelas liar yg akan melahirkan preman jalanan dengan melakukan praktik yang sama, ” kata Hasanudin.

Ketika di konfirmasikan ke Organda dengan dua nomor Hp yang tercantum di kwitansi dengan Hp nomor ujung 719. Malah memunculkan gambar seorang tentara mencoba mengegos dan menyarankan dicek ulang. (Den)

1 KOMENTAR

  1. Kabupaten Tangerang memang biang PUNGLI!gak dimana-mana semua pungli.dari pelayanan kesehatan,pendidikan,sampai pembuatan SIM di daerah RAJEG juga terang2an PUNGLI.belum lagi tiap2 kelurahan,pungli pembuatan KTP ELEKTRONIK sampai dengan PENGURUSAN AKTA KELAHIRAN sudah menjadi RAHASIA UMUM.masyarakat dijadikan bulan-bulanan bagi mereka.TIM SABER PUNGLI TERTIDUR PULAS.seperti dibiarkan tanpa ada tindakan.kejadian pungli selalu ada padahal setiap hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here