Tingkatkan SDM Pengelolaan Program KKBPK di Gampong

SumateraPost, Banda Aceh – Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Aceh bekerja sama dengan OPD-KB Kabupaten dan Kota terus berupaya meningkatkan pelayanan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga KKBPK, Kegiatan Orientasi Tenaga lini lapangan Bagi PKB PPKBD dan poktan Kecamatan lueng Bata Kota Banda Aceh yang di laksanakan di Balai Penyuluh KB kecamatan Lueng bata Kamis, 13 Februari 2020

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh Drs.Sahidal Kastri,M.Pd menugaskan Kasubbid Analisis Dampak Kependudukan Bahri Asmawi,SE untuk menjadi pemateri pada kegiatan tersebut terkait dengan pelaksanaan program KKBPK khususnya sering informasi Program Kependudukan.

Lebih lanjut Bahri Asmawi dalam paparannya menjelaskan tatacara pembuatan profil kampung KB yang mengikuti kaidah penulisan suatu laporan ilmiah bisa berfungsi tiga hal,
Pertama Bagi OPD-KB, PKB dan pengelola kampung KB sebagai bagian pelaksanakan program kependudukan, kedua Bagi PKB sebagai Bahan Dupak item karya ilmiah (hal ini masuk dalam item pengembangan profesi), terakhir Bagi perangkat desa/kepala desa sebagai alat advokasi dan KIE juga promosi desanya agar di ketahui khalayak ramai tentang potensi serta keunggulan dari desa tersebut.

Lebih lanjut Bahri menjelaskan terkait intervensi program kependudukan di kampung KB dapat di lakukan melalui tiga cara, Pertama Menyusun dokumen Profil kampung KB (sbg alat advokasi dan KIE kepada pemerintah dan masyarakat terkait gambaran dari kampung KB yang bersangkutan), kedua Membentuk Rumah Data Kependudukan (sbg pusat data dan informasi serta tertib administrasi desa, jadi siapapun yg butuh data dan informasi terkait kondisi kependudukan dan informsi lainnya dr kampung KB tersebut cukup dengan mendatangi/mengakses Rumah DataKu yang ada di gampong tersebut) dan terakhir Membentuk Pojok Kependudukan (sbg tambahan informasi jika data2 yg dibutuhkan msh kurang memadai..krn pojok kependudukan akan dilengkapi dengan buku-buku serta literatur/ referensi lainnya sehingga masyarakat setempat akan memahami dan mengetahui tentang isu-isu yang terjadi sekarang ini terkait dengan kependudukan dan informasi lainnya. (chaidir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here