TMMD, Bentuk Pengabdian Kepada Rakyat untuk Kesejahteraan

Sumaterapost.co, Lamongan – 37 Tahun program TMMD terlaksana untuk mensejahterakan masyarakat Desa. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dilaksanakan sejak tahun 1980 yang bernama ABRI Masuk Desa dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan Masyarakat.

“Keberadaana TNI untuk membangun daerah terpencil dan terisolir masih sangat relevan, karena hingga saat ini Program TMMD manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat yang berada di wilayah terpencil , pelosok, tertinggal dan terisolir,” Terang Dandim 0812/ Lamongan Letkol Inf. Sidik Wiyono, Minggu (04/10)

TMMD merupakan pembangunan yang mengacu kepada kesederhanaan, kebersamaan dan koordinasi lintas sektor, antara Instansi dan lembaga yang ada. Dalam pemikiran TNI terwujudnya pertahanan yang tangguh. TNI memilih TMMD sebagai salah satu pengabdian kepada rakyat selain melestarikan nilai sejarah, yaitu kemanunggalan antara TNI dan rakyat.
Bila melihat dari sisi ini tentunya TNI dan Rakyat tidak mungkin dapat terpisahkan, karena TNI berasal dari rakyat dan kembali kepada rakhyat. Kemanunggalan TNI dan Rakyat harus terus dipertahankan jangan sampai luntur ataupun putus ditengah jalan.

Daerah terpencil dan terpelosok masih sangat membutuhkan peran TMMD untuk ikut membangun infrstruktur dan SDM yang ada. Tentunya dengan adanya TMMD di wilayah tertinggal seperti saat ini merupakan bentuk dan langkah kongkrit TNI dalam pengabdiannya kepada rakyat. Selain membantu pemerintah dalam pemerataan pembangunan. Dari Program TMMD inilah masyarakat dipelosok akan dapat berkembang, tetapi harus diikuti dengan pembangunan berkelanjutan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here