Tolak Pagebluk dengan Wayang Potehi

Ketua Yayasan Fu He An Toni Harsono dan Direktur PT Marimas Putera Kencana dalam acara penyerahan Mobil Unit untuk program GoPot, Wayang Potehi Keliling, di Semarang, belum lama ini. (Christian Saputro)

SumateraPost, Semarang – Hampir setahun pagebluk alias pandemi Covid -19 melanda dunia. Berbagai Sektor kehidupan manusia luluhlantak terdampak pandemi. Berbagai jalan dan cara dilakukan manusia untuk mengusir pagebluk ini. Dari langkah kembali ke pola hidup sehat, doa, kidungan, hingga berbagai ikhtiar dilakukan.

Perkumpulan Sosial Boen Hian Tong (Semarang) bekerja sama dengan Yayasan Fu He An (Jombang) didukung Marimas Group berikhtiar menggelar acara bertajuk: “Wayang Potehi Tolak Pegebluk.”.

Menurut Ketua Yayasan Fu He An (Jombang) , Toni Harsono, Ritual doa wayang potehi dengan dalang Widodo akan mengusung lakon : “Hou Yi Memanah Matahari” yang dipetik dari mitologi Cina.

Pergelaran bertepatan dengan sembahyang Tiong Jiu Pia tahun 2020, Ritual doa wayang potehi di atas mobil GO POT(ehi). “Momen cerita Tiong Jiu ini juga untuk tolak bala. Jadi pas dengan keadaan negara kita yang sedang terlanda pandemi Covid -19. Mudah-mudahan ritual yang akan berlangsung sekira 30 menitan, menjadi salah satu langkah agar kita terselamatkan dari pagebluk. Pertunjukan wayang Potehi di atas mobil keliling ini, baru pertama kali ada di Indonesia. ” terang pelestari wayang Potehi

Penerima penghargaan Pengabdi Budaya dari Bentara Budaya ini lebih lanjut mengatakan, Sanggar Fu He An, dalam rangkaian safari GO POT (ehi) keliling nusantara dijadwalkan akan ada di kota Semarang dari, 1 Oktober hingga 9 Oktober 2020. Sanggar Fu He An akan menggelar pertunjukkan wayang potehi pagi dan sore hari. Sedangkan untuk rincian jadwalnya, pagi : pukul 09.00 – 10.00 WIB, pukul 11.00 – 12.00 WIB. Untuk sore : pukul 13.00 – 14.00, pukul 15.00 – 16.00 WIB, dan pukul 17.00 – 18.00 WIB. “Untuk yang berkenan mengundang untuk kepentingan ritual doa di rumah, tempat usaha, kantor dan pabrik bisa menghubungi kontak person : Toni Harsono (HP/WA 085335368489) dengan donasi IDR 1.000.000, ” pesannya.

Toni Harsono yang merupakan generasi ketiga langsung dari seniman Potehi, Tok Su Kwie yang berasal dari Tiongkok berharap banyak masyarakat yang mau berpartisipasi untuk menanggap wayang potehi agar budaya warisan leluhur ini bisa lestari.”Kalau banyak yang berpartisipasi yang nangggap tentunya, rencana GO POT(ehi)untuk keliling nusantara bisa berjalan lancar dan sukses,” harap

Lounching GO POT(ehi)

Sementara itu, Ketua Perkumpulan Sosial Boen Hian Tong, Harjanto Halim, mengatakan, untuk menandai program Wayang Potehi Keliling, bakal dilakukan lounching GO POT (ehi) yang akan dilangsungkan di Gedung Rasa Dharma (Boen Hian Tong), Gang Pinggir 31, Semarang, Jawa Tengah.

Lebih lanjut, Harjanto Halim, berharap dengan konsep kekinian GO POT, mobil wayang potehi, bisa dihidupkan kembali tradisi wayang potehi untuk doa keselamatan, kesehatan dan kesuksesan dan kebahagian. “Jadi wayang potehi bisa ditanggap masyarakat untuk acara ucapan syukur ; ulang tahun, kelahiran anak, pembukaan kantor baru, tolak bala di rumah, kantor, pabrik dan sekolah. Jadi nguri-uri sekaligus ngurip-urip. Melestarikan sekaligus menghidupi para pelaku budayanya,” tandas bos Marimas Group ini menegaskan.

GoPot sendiri merupakan program wayang potehi keliling menggunakan mobil sebagai prasarana panggungnya. Mobil Wayang Potehi Keliling ini merupakan bantuan dariPT Marimas Putera Kencana yang diberikan kepada Yayasan Fu He An, Jombang, pelestari Wayang Potehi. Mobil GO POT (ehi) sendiri telah diserahterimakan dari Harjanto Halim Direktur, PT Marimas Putera Kencana,kepada Ketua Yayasan Fu He An, Jombang, Toni Harsono, 12 Agustus 2020 lalu, di Kantor Marimas Putera Kencana, Komplek Industri Candi, Semarang, Jawa Tengah. (Christian Saputro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here