Tolak Parkiran Elektronik, Jangan Rampas Hak Jukir Itu Sama Saja Menyengsarakan Kami

SumateraPost.co, Makassar Sulsel -Ratusan juru parkir Makassar yang mengatas namakan Aliansi Juru Parkir Makassar. turun kejalan dan berorasi di tengah Jalan dan membentangkan Spanduk berukuran Lima Meter (5m) yang bertuliskan.”Tolak Parkir Eloktronik, Memaksakan Parkir Eloktronik Sama Dengan Menyengsarakan Dan Merampas Hak Jukir”

Akibat Aksi ini, mengakibatkan kemacetan panjang di semua ruas jalan, di depan pintu masuk Gerbang Panakukang Mas, Jalan Andi Pangerang Pettarani Jum’at, 14/02/2020 Kota Makassar.

Petrus Sekertaris SJPM, dan merangkap Jenderal lapangan mengatakan, Rabu, 13 Februari 2020, Perusahaan Daerah Parkir Kota Makassar mengundang
juru parkir untuk melakukan sosialisasi, terkait rencana pemasangan alat parkir elektronik, oleh pihak ketiga (swasta) Dalam sosialisasi tersebut, Juru Parkir menyampaikan penolakan
terkait rencana pemasangan alat parkir Elektoronik Sehari sebelumnya, “Kata Petrus

Perwakilan juru parkir mendatangi kantor PD Parkir untuk penolakan rencana pemasangan alat parkir elektronik, berbagai aksi penolak yang dilakukan juru parkir makassar tak menghendaki rencana
PD Parkir yang memaksakan pemasangan alat parkir Elektoronik. Sesuai rencana, alat parkir, elektronik akan dipasang di dua jalan, yakni Jalan Pengayoman dan Jalan Boulevar. Sebanyak 182 titik parkir dan tukang parkir yang tersebar di jalan Boulevar dan
Pengayoman. “Ucap Petrus

Menolak rencana pemasangan alat parkir elektronik, justru
akan merugikan juru parkir yang selama ini menjadi tulang punggung dari pendapatan PD
Parkir sebagai perusahaan daerah, Rencana ini akan menyebabkan tingkat kesejahteraan tukang parkir semakin menurun dan menambah pengangguran di Makassar.

Pemasangan alat parkir sudah pernah dilakukan, diantaranya di Jalan Somba Opu, Jalan Kartini dan Pasar Ikan. Dalam pelaksanaanya, terminal parkir elektronik terbukti merugikan juru parkir, Selain itu terminal parkir elektronik tak di jalankan secara maksimal dan digunakan efektivitasnya sebagai perusahaan milik pemerintah PD Parkir, tak boleh hanya memikirkan untung dan merugikan jukir. ” Unkap Petrus

Harusnya PD Parkir membuat kebijakan yang bisa memberi kesejahteraan untuk jukir PD Parkir sebagai perusahaan daerah harusnya tak melanjutkan rencana tersebut, memaksakan rencana ini hanya akan menciptakan gejolak di kalangan juru parkir yang bekerja setiap hari di lokasi parkir. ” Ujar Petrus

Kebocoran pemasukan yang selama ini terjadi di PD parkir selalu dilekatkan pada juru parkir. Padahal juru parkir hanya menyetorkan uang yang setiap hari dipungut oleh PD Parkir, PD Parkır yang memungut dan mengelola uang yang disetorkan justru yang harus di pertanyakan PD parkir harusnya berbenah dan dievaluasi.

Terlebih dengan adanya dugaan
tindak pidana korupsi yang terjadi di PD parkir, yang saat ini diproses di Kejaksaan Tinggi
Sulawesi Selatan, mengelola parkir tak boleh mengorbankan Juru Parkir. Rencana pelaksanaan parkir elektronik akan merugikan juru parkir.

Oleh karena itu, kami dari Aliansi Juru Parkir Makassar, Menyatakan sikap
1. Menolak pemasangan alat parkir elekronik
2. Tolak kenaikan setoran dan pemiskinan juru parkir
3. Audit PD Parkir
4. Tindak Lanjut Ka Korupsi PD Parker di Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan
5. Pendapatan PD Parkir barus Transparan dan Akuntabel

Laporan : Sahrul

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here