Tragis, Pengendara Sepeda Motor Tewas di Tempat Karena Tergilas Bus

Sumaterapost.co | Binjai – Seorang pria pengendara sepeda motor tewas mengenaskan, usai ditabrak bus angkutan umum di Jalan Letjen Djamin Ginting, Kelurahan Rambung Barat, Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, Sumatera Utara, Rabu, (19/01/2022) pagi.

Korban tewas, dikenali warga setempat bernama Ramlan Bangun (70), yang selama ini menetap di Lingkungan I, Kelurahan Rambung Dalam, Kecamatan Binjai Selatan. Saat ini jenazah korban ditempatkan di Kamar Jenazah RSUD Dr. RM Djoelham Kota Binjai.

Sebaliknya, sopir bus angkutan umum berinsial IG (25), warga Desa Simpang Kutabuluh, Kecamatan Seibingei, Kabupaten Langkat, telah diamankan di Kantor Unit Kecelakaan Satuan Lalu-Lintas (Satlantas) Polres Binjai untuk dimintai keterangannya.

Baca Juga :  PWI Bogor Kutuk Penembakan, Shireen Wartawan Al Jazeera

Keterangan dihimpun wartawan di lokasi kejadian, kecelakaan maut tersebut diperkirakan terjadi sekira pukul 07.00 WIB. Lokasi kejadian berada tepat di depan bangunan bekas Kilang Padi Rambung tidak jauh dari bangunan bekas Pabrik Karet Rambung.

Kecelakaan itu sendiri diduga terjadi karena dipicu kelalaian pengemudi bus, yang mengemudikan kendaraannya dalam kecepatan tinggi saat melintasi tikungan jalan. Selain itu turut ditemukan sebotol minuman keras sejenis tuak tepat di kursi depan bus.

“Kejadiannya sekitar jam tujuh pagi tadi. Yang bawa kereta (sepeda motor_red) meninggal di tempat. Sedangkan sopirnya tadi sudah dibawa ke kantor polisi,” Syahrizal Harahap (38), salah seorang warga setempat.

Baca Juga :  Satreskrim Polres Simalungun Gelar Rekontruksi Pembunuhan Sadis di Kamar Kost

Sebelum kecelakaan terjadi, awalnya Ramlan Bangun yang mengendarai sepeda motor Honda Vario BK 4982 RAB hendak menyeberangi tikungan jalan Letjen Djamin Ginting tepat di menuju arah Rambung Barat.

Naas dari arah Kelurahan Pujidadi, melintas dalam kecepatan tinggi Bus Angkutan Umum PT Rio Jurusan Binjai-Kabanjahe-Siosar BK 7802 DN tanpa penumpang dikemudikan oleh IG. Seketika itu pula bus menabrak sepeda motor yang dikendarai korban.

Akibat tabrakan tersebut, Ramlan tewas di lokasi kejadian dengan kondisi sangat mengenaskan, setelah tubuh dan sepeda motornya tergilas ban depan bus dan terseret badan kendaraan roda empat terkait hingga sejauh 10 meter.

Menyadari peristiwa itu, sopir bus seketika menghentikan kendaraannya dan keluar untuk mengevakuasi jenazah korban. Dibantu oleh seorang rekannya yang datang sesaat setelah kejadian, sang sopir bus kemudian membawa jenazah korban menuju RSUD Dr. RM Djoelham Kota Binjai.

Baca Juga :  SMSI Kecam Keras Penembakan Wartawan Al- Jazeera, Pasca Hari Kebebasan Pers se-Dunia

Tidak lama setelah itu, Kepala Unit Kecelakaan (Kanit Laka) Satlantas Polres Binjai, Ipda Abdul Sani, beserta tiga anggotanya, tiba di lokasi kejadian guna menghimpun keterangan para saksi mata dan mengumpulkan sejumlah dokumen visual.

Dengan dibantu warga sekitar, polisi kemudian membawa dua kendaraan yang terlibat insiden kecelakaan itu, lalu mengamankannya menuju Mako Satlantas Polres Binjai. “Kita proses dulu ya,” ucap Abdul Sani, singkat. (andi)