TUKIN Belum Cair Hampir Dua Bulan, Pegawai Pemko Batam Meradang Galau

SumateraPost, Batam – Telatnya pencairan tunjangan kinerja (TUKIN) pegawai pemerintah kota Batam telah masuk ke bulan februari menjadi perbincangan hangat pegawai pemko Batam.

Tunjangan Kinerja yang seharusnya di berikan kepada 6500 orang pegawai pemko.

Setiap bulannya pada kisaran tanggal 15 sampai 18 yang anggaranya mencapai puluhan miliar, ternyata tak kunjung cair dari januari sampai 18 februari ini.

Besaran tunjangan kinerja yang diterima ASN pemkot Batam berdasarkan golongan/jabatan masing – masing mulai dari kepala dinas kepala seksi dan staf.

Salah satu pegawai pemko Batam yang berada di bilangan Batam center. berinisial JN yang minta di rahasiakan SKPD tempatnya bekerja.ketika di wawancarai
wartawan www.sumaterapost.com (18/02/20) terlihat lesu dan tidak bersemangat. ia membenarkan bahwa tunjangan kinerja (TUKIN) pegawai belum ia terima sampai hari ini.

Akibat keterlambatan pencairan TUKIN oleh BPKAD pemerintah kota Batam, JN mengatakan sudah menggadaikan BPKB motornya kesebuah leasing pembiayaan.

Anak saya dua orang pak, semua sedang menuntut ilmu di bangku sekolah sangat membutuhkan biaya belum lagi untuk keperluan rumah tangga sehari hari. Semoga Walikota Batam Bapak Muhamaad Rudi mendengarkan keluhan kami dan kejadian seperti ini tidak terulang kembali di tahun depan pungkas JN.

Begitu juga dengan DY seorang pegawai pemko Batam yang identitasnya minta di rahasiakan,ia bekerja di bilangan kantor pemko sekupang.DY mengatakan kepada awak media ini bahwa akibat keterlambatan pencairan TUKIN yang sudah berjalan hampir dua bulan membuat dirinya resah dan pusing

Uang tabungan istri saya di rumah sudah habis bro buat biaya makan sehari – hari dan membeli bensin kendaraan.belum lagi tanggal 20 ini saya harus membayar uang bulanan listrik dan air, kalau tidak saya bayar. bisa dicabut aliran listrik dan air di rumah saya.

Karena sudah mau dua bulan menunggak belum di bayar.pimpinan boleh – boleh saja memberikan arahan kepada bawahan.untuk bekerja displin dan profesional.akan tetapi hak hak kami janganlah telat diberikan.pak Rudi menjabat sebagai kepala BP Batam boleh – boleh saja, tapi kesejahteraan pegawai pemko jangan di lupakan.
ini harus di soroti oleh Menpan RB.

Wartawan media ini kemudian melakukan konfirmasi kepada Malik Kabag BPKAD pemko Batam.terkait belum cairnya TUKIN pegawai yang sudah hampir dua bulan.salah seorang staf malik dan satpol PP yang bertugas berjaga di depan, mengatakan bahwa bapak sedang rapat di lantai 4

Selain menjabat walikota Batam, Muhammad Rudi juga sebagai exoffucio kepala BP Batam. yang di lantik langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. selaku Ketua Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, di jakarta pada 27 september 2019 (imron)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here