Uang Dikembalikan, Itu Adalah Bukti Nyata Bahwasanya Ada Pelanggaran

Tanah Datar, SP.co,- Terkait informasi yang beredar dibeberapa media online tentang dugaan adanya pungutan liar yang dilakukan di SMPN 2 Sungayang, akhirnya pihak dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Datar melalui Kepala Bidang Pembinaan SMP, Agusli, ST berikan penjelasan.

Kita sudah memanggil Kepala Sekolah dan Ketua Komite terkait hal itu (red-dugaan pungli) seperti yang di informasikan oleh beberapa media on-line dan setelah kita gali lebih dalam, ternyata dugaan praktik pungutan di SMP N2 Sungayang benar adanya dan hal itu jelas bertentangan dengan Permendikbud no 75 tentang komite sekolah dan Permendikbud No 44 tahun 2012 tentang Pungutan dan Sumbangan, ucap Agusli kepada media ini.

Baca Juga :  Wabup Sabar AS Buka Acara Seleksi Calon Kafilah Kabupaten Pasaman

Kita minta kepada pihak sekolah melalui Komite untuk mengembalikan semua dana yang bersumber dari Walimurid untuk dikembalikan lagi dan laporan yang kami terima, uang komite yang sudah terkumpul tersebut sudah di kembalikan lagi, pungkasnya

Sentuhlah warga masyarakat dengan hati dan jalankanlah proposal, entah itu kepada para perantau atau kepada alumni guna perkembangan atau kebutuhan sekolah (pelajar) dan janganlah semata-mata membebankan hal itu hanya kepada Walimurid saja, ucapnya menyampaikan kepada media ini Kamis 1 April 2021

Salahsatu wali murid yang dijumpai awak media ini mengaku bahwa uang komite yang sebelumnya di bayar lunas sudah dikembalikan lagi semuanya oleh ketua Komite, bahkan langsung diantar oleh Ketua Komite kerumah kami dan tanpa dipotong satu rupiahpun, terang salahsatu Walimurid yang tak ingin namanya di sebutkan.

Baca Juga :  Semarak Ramadhan, Tim Safari Pemkab Pasaman Akan Kunjungi 30 Mesjid

Kami selaku masyarakat Walimurid mengucapkan banyak terimakasih kepada rekan-rekan media yang sudah membantu meluruskan hal ini kembali, jika tidak, mungkin nanti atau tahun ajaran baru, praktek seperti ini akan tetap berjalan seperti tahun sebelumnya, ujarnya

Ditempat berbeda, Ketua PPWI DPC Tanah Datar Mon Hendri menghimbau melalui media ini
“Kita berharap kepada seluruh lapisan masyarakat agar jangan takut dan ragu-ragu untuk memberikan informasi terkait apapun itu, karena dengan kita saling berbagi informasi dan mengelola informasi tersebut dengan baik dan benar kemudian mejaikan informasi tersebut secara berimbang dan sesuai dengan kode etik pewarta, hal itu tentuny akan menjadi sebuah ladang amal bagi kita semua dan pastinya setiap kita warga negara memiliki hak yang sama dalam memberikan informasi dan mendapatkan informasi pungkasnya.

Baca Juga :  DPRD Terima Penyampaian Dari Bupati Rancangan RPJMD Pasaman 2021-2026

Ratma, M.H salah satu advokat saat diminta keterangan terkait adanya dugaan pungutan liar yang dilakukan oleh komite sekolah dan akhirnya pihak komite mengembalikan uang tersebut, berarti itu adalah bukti nyata bahwasanya ada praktek pungutan tersebut dilakukan
“Dengan dikembalikannya uang tersebut berarti jelas itu adalah perbuatan pelanggaran dan bisa di ancam penjara” ujarnya singkat.

*Piss*

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here