Unik, Irama Suara Adonan Semen Bersatu dengan Penata Batu

Sumaterapost.co, Lamongan,- Keseimbangan dan keselarasan dalam melakukan pekerjaan bangunan memang harus terus diterapkan. Karena kalau tidak seirama antara mengaduk adonan semen dengan penata batu, maka akan terjadi pemborosan material. Selain itu waktu akan terbuang sia-sia.

Hal ini terjadi pada pelaksanaan sasaran fisik pembangunan RUTILAHU di Desa tebluru, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan.

“Seperti kita ketahui bagian yang menata batu meminta kepada yang mengangkut adonan semen untuk menambah air atau semen yang berkenaan dengan ukuran kekentalan adonan semen tersebut.

” Maka sering terlihat penambahan air ini di angkong karena masih kental adonannya.

menjelang istirahat untuk mengaduk semen bisa memperkirakan keperluan adonan semen ini agar pas dengan waktu. Hal ini kita hindari tersisanya adonan semen pada waktu kita memasuki jam istirahat, karena apabila adukan semen ini tersisa, maka akan kering dan membeku tak dapat digunakan lagi,” ungkap DANSSK kapten Chb Suroso

Jadi menurutnya perlu dibutuhkan kekompakan dari anggota Satgas TMMD ke 109 kodim 0812 lamongan dan warga dalam pengerjaan bangunan RUTILAHU tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here