Unwahas Semarang Gelar Wisuda ke-34

Wali Asuh - Klemensia Riani Kalli diapit Endang Setiarini Sutrisno dan Gouw Andy Siswanto (Ketua INTI JATENG) wali asuhnya .

SumateraPost, Semarang – Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang menggelar Wisuda ke-34 tahun 2021. Wisuda mahasiswa`kampus yang terkenal dengan semboyan “ASWAJA” ini meluluskan 555 mahasiswa S1, S2 dan S3 digelar di AULA Fakultas Kedokteran Wahid Hasyim, Jl. Raya Gunungpati KM. 15 Nangkasawit, Semarang.

Tersebab pandemi Covid -19 pelaksanaan wisuda dengan dilakukan selama dua hari , Selasa –Rabu/ 6 -7 April 2021dari pukul 07.00 – 17.00 WIB. Padahal biasanya wisuda digelar hanya sehari dari 08.00 -12.00 WIB. Pelaksanaan wisuda dengan protokol kesehatan ketat dengan menggunakan masker, membawa handsanitizer dan pengukuran suhu badan.

Baca Juga :  Mahasiswi Prodi Sistem Komputer ini Ciptakan Sistem Filterisasi Asap Rokok Otomatis

Rektor Unwahas Prof Dr H Mahmutarom SH MH dalam sambutannya menyampaikan, Unwahas akan terus meningkatkan kualitas lulusannya agar mampu bersaing dengan perguruan tinggi lainnya juga prestasi lainnya di bidang akademik baim di tingkat nasional maupun internasional.

Dokter dari NTT

Pada gelaran wisuda ke-34 Unwahas kali ini ada Klemensia Riani Kalli asal pulau Sumba (NTT) dari Fakultas Kedokteran yang didampingi Gouw Andy Siswanto dan Endang Setiarini Siswanto wali asuhnya yang juga diwisuda.

Baca Juga :  Kuliah Umum, Derry Sulaiman: Nikmat Luar Biasa Ibadah di Masjid Selama Tiga Hari

Klemen panggilan karib Klemensia Riani Kalli sangat bersuka cita telah berhasil menyelesaikan pendidikan kedokterannya di Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang. Menurut Klemen keberhasilan tak terlepas dari dukungan bea siswa dari Perhimpunan INTI Jawa Tengah.”Saya sangat berterima kasih kepada bapaj Andy dan Istri yang selama ini membimbing dan juga membiayai pendidikan saya,” ujar Klemen .

Klemen menambahkan, setelah wisuda, sebenarnya ingin cepat-cepat pulang ke Sumba (NTT), tapi masih melihat kondisi cuaca dan situasi di sana.Pasalnya, NTT sedang mengalami bencana siklon tropis Seroja.

Baca Juga :  Tim Itjen Kemendikbud RI Audit Kinerja Program Pengembangan PTS ke IIB Darmajaya

“Pastinya saya ingin sekali membantu dan menyumbangkan tenaga untuk kampung halaman,” ujar Klemen mantap.

Sementara itu, Ketua INTI Jateng Gouw Andy Siswanto dan Endang Setiarini Siswanto yang mendampingi Klemen ketika wisuda, berharap, Klemen akan menjadi dokter yang berprestasi, baik dan berjiwa sosial.”Mudah-mudahan Klemen jadi dokter yang punya jiwa sosial yang tinggi dengan mengutamakan kemanusian dalam membantu masyarakat Indonesia, khususnya di kampung halamannya Sumba (NTT), ” harap Andy Gouw. (Christian Saputro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here