Usai Lecehkan Wartawan, Oknum Kontaraktor : Lapor Saja Kemana Kau Suka

Sumaterapost, Aceh Utara – Merasa dirinya paling hebat, setelah melakukan pelecehan profesi wartawan didepan umum, seorang oknum kontraktor di Aceh Timur berinisial IW alias WM malah menyuruh Azhar (wartawan) untuk melaporkan kemana saja sesuka hati, sebutnya melalui WhatshAp nya, Sabtu, (26/9/2020) saat dikonfirmasi sumaterapost.co

“Lapor laju hoe yang galakkah, Pue lee that kapeugah haba, takalon uentuk soe hebat”
(Laporkan saja kemana kau suka, jangan banyak bicara, kita lihat nanti siapa yang lebih hebat,” tulisnya, kata Rais Azhary mengulang kalimat yang dituliskan iwan kontraktor yang dikenal beringas di Aceh Timur.

Selain itu, lanjut Rais, oknum kontraktor tersebut juga menambahkan kalimat yang lain. “Kah yg galak kajak jampu urusan gop soe undang kah bak tempat Kamoe. Nyan tempat pribadi kamoe” (Kau suka mencampuri urusan orang lain, siapa yang undang kau ketempat kami. Itu tempat pribadi kami) sebutnya.

Kemudian, lanjut Azhar nama lengkap wartawan sumaterapost.co
Dirinya mencoba menenangkan keadaan, dengan menjelaskan tujuan dirinya datang ke Caffe tersebut hanya memenuhi panggilan Zubir kawan nya yang kebetulan pada saat itu duduk semeja dengan bosnya bernama Iwan juga ada beberapa tokoh masyarakat lainnya

“Maaf bang saya hanya memenuhi panggilan Zubir ke Caffe ini, lagian itu warung kopi tempat umum dan bukan caffe milik pribadi abang” jawab Rais singkat.

Ditempat terpisah, Zubir saat dihubungi media ini mengakui dirinya merasa malu atas kejadian tersebut.
” Bang pat neuh, loen lakee, meu’af, lon merasa hana mangat ngon droe neuh gara gara kejadian nyan, padahai nyan masalah pribadi tanyoe dua teuh .” (Bang dimana sekarang, saya mohon maaf, saya merasa tidak enak dengan abang gara gara kejadian itu. Padahal itu cuma hal pribadi antara kita berdua)

Baca berita sebelumnya.

Oknum Kontraktor Rumah Duafa Diduga Lecehkan Wartawan

Oknum Kontraktor Rumah Duafa Diduga Lecehkan Wartawan

Jika memang ada rekan-rekan dari wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik di wilayah Aceh Timur khususnya tempat saya berdomisili, kata Rais.” Saya harapkan janganlah melecehkan kerja jurnalis dihadapan saya. Apalagi ditempat umum. Pernyataan dia selaku kontraktor sungguh tidak terpuji dan membuat saya malu. Karena orang-orang disekeliling nya juga tahu profesi saya wartawan. Saya tidak bisa melarang wartawan meliput, walau ketempat atau desa saya sekalipun. Karena hak dan tugas wartawan melakukan peliputan dan penelusuran serta konfirmasi dengan para pihak sesuai UU Pers dan kode etik jurnalistik Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. (Tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here