Utamakan Kesehatan Masyarakat, Protokol Kesehatan tidak Ada Tawar-Menawar

Oleh: Witri Afipah Br Pane

SumateraPost – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 di masa pandemi Covid-19 menjadi tantangan bagi Indonesia. Pasalnya angka kasus positif di Indonesia masih tercatat cukup tinggi.

Menurut situs resmi Satgas Penanganan Covid-19 tercatat hingga bulan November 2020 data positif Covid-19 di Indonesia mencapai 412.784 (sumber: covid19.go.id).

Namun, data tersebut tak menjadi alasan demokrasi di Indonesia ditiadakan untuk sementara waktu karena dapat dijadikan sebagai gaya baru dalam ajang memilih kandidat calon Kepala Daerah.

Sempat ditunda beberapa bulan akibat pandemi Covid-19, Pilkada Serentak tahun 2020 resmi dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang.

Hal tersebut disampaikan dalam rapat kerja/rapat dengar pendapat Komisi II DPR RI dengan Menteri Dalam Negeri, Komisi Pemilihan Umum RI, Badan Pengawas Pemilihan Umum RI, dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum RI, pada Selasa 14 April 2020.

“Komisi II DPR RI menyetujui pelaksanaan pemungutan suara Pilkada Serentak tahun 2020 dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020,” kata Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia Tanjung, saat membacakan kesimpulan rapat.

Dalam menunjang kegiatan tersebut tentunya partisipasi masyarakat sangat diharapkan agar kualitas demokrasi di Indonesia tidak menurun, salah satunya masyarakat Kota Binjai yang turut berpartisipasi dalam Pilkada Serentak tahun 2020.

Menurut Badan Pusat Statistik, jumlah penduduk di Kota Binjai mencapai 276.597 jiwa dengan jumlah penduduk di Binjai Selatan sebanyak 57.039 jiwa, jumlah penduduk di Binjai Kota sebanyak 27.975 jiwa, jumlah penduduk di Binjai Timur sebanyak 61.293 jiwa, jumlah penduduk di Binjai Utara sebanyak 79.652 jiwa, dan jumlah penduduk di Binjai Barat sebanyak 50.638 jiwa (binjaikota.bps.go.id).

Kemudian daftar pemilih tetap menurut Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebanyak 170.547 jiwa dengan jumlah pemilih tetap berjenis kelamin laki-laki sebanyak 83.176 jiwa dan jumlah pemilih tetap berjenis kelamin perempuan sebanyak 87.371 jiwa yang tersebar pada 397 Tempat Pemungutan Suara (TPS) (infopemilu.go.id).

Masyarakat dihimbau agar tak perlu khawatir berdemokrasi di masa pandemi ini karena protokol kesehatan akan benar-benar diperhatikan oleh penyelenggara Pilkada Serentak tahun 2020.

Hal ini telah disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam rapat terbatas Lanjutan Pembahasan Persiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa 8 September 2020.

“Penyelenggara Pilkada diharapkan aktif bersama-sama mendisiplinkan masyarakat dalam mengikuti protokol kesehatan,” katanya.

Selain itu Presiden Joko Widodo juga menegaskan bahwa keselamatan dan kesehatan masyarakat adalah segala-galanya sehingga protokol kesehatan harus dilaksanakan dan tidak ada tawar-menawar.

Pilkada Serentak tahun 2020 diharapkan mampu menciptakan rasa aman sehingga masyarakat tidak takut untuk datang ke TPS agar tingkat partisipasi masyarakat tetap pada kondisi yang baik.

Oleh karena itu, KPU diharapkan menyusun strategi secara matang dalam pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2020 dan bertanggung jawab menjaga dan memastikan tidak adanya penularan Covid-19, seperti mengadakan simulasi secara virtual Pilkada Serentak tahun 2020 dengan memperlihatkan petunjuk dan teknis (Juknis) ketika berada di TPS, baik dalam memilih kandidat calon Kepala Daerah dan penerapan 3M yaitu menggunakan masker, mencuci tangan dengan air mengalir, dan menjaga jarak.

Mengingat kebutuhan di tiap daerah berbeda-beda, KPU daerah diharapkan lebih kreatif dalam memodifikasi Peraturan oleh KPU Pusat agar demokrasi tetap terlaksana dengan baik, aman, dan kondusif.

Dengan adanya protokol kesehatan yang ketat masyarakat dihimbau tetap menggunakan hak pilihnya dan anti golput (golongan putih) agar menciptakan sistem demokrasi yang demokratis, luber (langsung, umum, bebas, rahasia) dan jurdil (jujur, adil), serta menjaga stabilitas politik di Indonesia.

_Artikel ini diikutsertakan dalam lomba karya tulis Pilkada Kota Binjai 2020._

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here