Sumaterapost.co | Binjai – Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting S.I.K.,M.H, melalui Wakapolres Binjai, Kompol Deny SH, menerima kunjungan silaturahmi Ketua Dewan Pembina Yayasan Methodist Indonesia Kota Binjai, Peterus Long S.H.,MM, dalam pertemuan sederhana yang digelar di Ruang Kerja Kapolres Binjai, Jum’at, (16/09/2022) pagi.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka membahas kerjasama pelaksanaan program pembinaan dan penyuluhan hukum bagi pelajar SMP dan SMA di lingkungan Perguruan Kristen Methodist Indonesia Kota Binjai.
Turut hadir, Kasat Intelkam Polres Binjai, AKP Ruswandi, Pimpinan Perguruan Kristen Methodist Indonesia Kota Binjai, Drs Robert MM, Wakil Kepala SMA, Kuat Sembiring, Pengurus Yayasan, Hendi Rahalim, dua Staf Pengajar, Romay Sinaga dan Maya Damanik, serta Humas, Wardika Aryandi.
Dalam sambutannya, Wakapolres Binjai, Kompol Deny S.H, mengaku pihaknya merasa sangat terhormat dapat menerima kunjungan silaturahmi dari pimpinan salah satu lembaga pendidikan ternama di Kota Binjai.
“Tentu saja pertemuan ini menjadi momentum yang sangat berharga dalam menguatkan komunikasi dan kerjasama kedua lembaga, khususnya dalam hal memberikan pelayanan di bidang hukum bagi pelajar,” ungkapnya.
Diakui Deny, pembinaan dan penyuluhan hukum bagi pelajar merupakan upaya penting dalam meningkatkan wawasan dan pengetahuan generasi muda tentang peraturan perundangan-undangan, serta menumbuhkan kesadaran agar selalu taat dan patuh pada aturan hukum.
“Ini juga sebenarnya bagian dari program Polri dalam memberikan pelayanan dan pembinaan hukum bagi masyarakat, dengan tujuan menjadikan setiap orang sebagai polisi bagi dirinya sendiri. Sehingga pencegahan gangguan kamtibmas oleh Polri dapat dilakukan secara maksimal,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan Methodist Indonesia Kota Binjai, Peterus Long S.H.,MM, menyatakan, pembinaan dan penyuluhan hukum bagi pelajar menjadi salah satu program prioritas seiring peningkatan dinamika dan kompleksitas permasalahan sosial yang terjadi dalam kehidupan masyarakat saat ini.
Dalam hal ini, pihaknya berharap Polres Binjai tidak hanya memberikan edukasi hukum bagi para pelajar, tetapi juga mendorong penguatan peran Polri di bidang pendidikan.
Tentu saja menurut Peterus, upaya ini diyakini akan membantu meningkatkan kesadaran dan peranserta pelajar dalam mencegah gangguan kamtibmas dan tindak pelanggaran hukum, memperluas pemahaman masyarakat terkait tugas, fungsi l, dan kewenangan Polri, termasuk mekanisme dan tata cara pendaftaran dan rekrutmen anggota Polri.
“Dapat dikatakan kerjasama ini akan sangat membantu meningkatkan sinergitas dan kerjasama antara kedua lembaga, sekaligus menciptakan harmonisasi dan kedekatan emosional yang lebih kuat antara kepolisian dengan masyarakat,” ujarnya.
(Andi)




