Walaupun Relatif Singkat, Ini Penghargaan dan Apresiasi Yang diterima Pjs. Gubernur Sulut

Pejabat Gubernur Sulut Asal Lampung ini banyak menoreh pretasi, banyak menerima penghargaan dan apresiasi.

SumateraPost – Pjs. Gubernur Sulawesi Utara, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si. telah mengakhiri masa jabatan pada tanggal 5 Desember 2020. Walaupun pelaksaan tugas relatif singkat, namun Pejabat Gubernur Sulut Asal Lampung ini, banyak menoreh pretasi, banyak menerima penghargaan dan apresiasi. Penghargaan yang diterima antara lain sebagai berikut:

1. Penghargaan dari Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS) sebagai pejabat yang sangat komunikatif dan peduli Sulut. Ketua JIPS, Ruli Lumintang menyampaikan bahwa “totalitas dan dedikasi selama memimpin sangat terlihat dalam kinerja, bahkan sangat komunikatif dengan awak media yang sangat membutuhkan informasi untuk diberitakan.” Penghargaan diberikan pada saat peringatan Natal awak media dengan Pjs. Gubernur pada tanggal 2 Desember 2020 diruang Mapalus, Kantor Gubernur Sulut.

2. Penghargaan dari Asosiasi Ilmu Poklitik Idoesia (AIPI) atas keberhasilan menjalankan tata kelola pemerintahan dan menjaga stabilitas daerah. Hal ini terlihat dari komitmen Pjs. Gubernur Sulut, Agus Fatoni menjaga stabilitas daerah selama 71 hari. Penghargaa diberikan langsung oleh Ketua AIPI Sulut Stven O. E. Kandau pada acara pelepasan Pjs. Gubernur pada tanggal 6 Desember 2020.

3. Penghargaan dari Karang Taruna sebagai Pembina Karang Taruna Terbaik Tahun 2020. Penghargaan diberikan oleh Ketua Karang Taruna yang juga Wakil Ketua DPRD, DR. Billy Lombok, karena komitmen Fatoni dalam mendorong kesetiakawanan sosial di Provinsi Sulawesi Utara. Penghargaan diberikan oleh Ketua Karang Taruna Sulut pada saat pelantikan dan pengukuhan Pengurus Karang Taruna Provinsi Sulawesi Utara, 5 Desember 2020 bertempat di Wisma Negara, Komplek Rumah Dinas Gubernur di Bumi Beringin, Manado.

Baca Juga :  Wakapolres Jakarta Barat Sambangi Kampung Tangguh Polsek Tanjung Duren

4. Penghargaan dari Organisasi Kemasyarakatan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) sebagai Pelopor Gerakan Dakwah dan Kerukunan. Penghargaan diberikan kepada Fatoni, karena pada saat menjabat sebagai Pjs.Gubernur Sulut dinilai mampu menggerakan semangat dan motivasi dalam kegiatan dakwah, kegiatan sosial keagamaan dan menciptakan kerukunan di Sulut. Penghargaan diberikan oleh Ketua Organisasi PHBI Syahrul Lipo pada tanggal 5 Desember 2020 pada acara Malam Puncak Muslim Fashion Festival (MFF) Tahun 2020, bertempat di Hotel Paninsula, Manado.

Selain penghargaan, Fatoni mendapat banyak apresiasi dalam pelaksanaan tugas sebagai Pjs. Gubernur Sulut, diantaranya dari Gubernur Sulut, Olly Dondokambay. Olly mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Fatoni yang dinilai sangat berhasil dalam.pelaksanaan tugas. “Semua tugas dilaksanakan dengan sangat baik. Semoga dapat mewarnai seluruh Nusantara,” papar Olly dalam sambutannya.

Selain itu, Ferry Daud Liando, pakar dan dosen Ilmu Politik dan Pemerintahan FISIP Universitas Sam Ratulangi memberikan apresiasi kepada Fatoni yang dinilai sukses menjalankan tugas sebagai Pjs. Gubernur Sulut, karwna karena 3 hal. Pertama berhasil menjaga stabilitas dan keamanan dan politik selama menjabat. Pola koordinasi dan pengawasan yang gencar dilukan menghasilkan kondisi yang tetap terkendali. Kedua, tata kelola pemerintahan dapat berfungsi dan berjalan normal meski kepala daerahnya hanya bersifat sementara. Nyaris tak ada keluhan masyarakat terkait dengan pola kepemimpinan yang dijalankan selama ini. Ketiga, mampu memposisikan diri sebagai pihak yang netral dalam pelaksanaan Pilkada. Kekhawatiran banyak pihak terkait potensi keberpihakan pada salah satu calon tidak terbukti hingga mengakhiri masa jabatan. Semua paslon diperlakukan sama dan tak ada satupun kebijakan yang dilakukan melahirkan keberpihakan.

Baca Juga :  Ketua MPR RI Apresiasi Ormas Surosowan Indonesia Bersatu, Peduli Adat dan Budaya Nusantara

Apresiasi juga diberikan oleh Jaringan Aktivis Mahasiswa Sulut. Fatoni sebagai Pjs. Gubernur sangat terbuka dan bersedia menerima aspirasi terkait Undang-Undang Cipta Kerja. Perwakilan mahasiswa menganggap pemprov tidak menutup mata dan telinga karena mau melakukan dialog bersama mahasiswa. Bahkan karena keterbukaan ini, di Sulut tidak ada aksi unjuk rasa terkait dengan UU Ciptaker.

Walikota Kotamobagu, Tatong Bara memberikan apresiasi kepada Fatoni karena menjadi Asbab (Sebab) Pendirian Pesantren Darul Qur’an di Kota Kotamobagu. Begitupun Bupati Bolaangmongondow, Yasti Mokoagow menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pjs.Gub Sulut Dr.Drs Agus Fatoni, M.Si, atas dukungan dan perhatian kepada pemerintah dan masyarakat di Bolmong. Fatoni telah mengunjungi dan berdialog dengan tokoh masyarakat, ASN dan masyarakat di semua kabupaten dan kota di Bolmong Raya.

Baca Juga :  Ini Langkah Cepat Yang Diambil Polri, Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19

Apresiasi juga datang dari Ketua KPUD Provinsi Sulut, Dr. Ardiles Mewoh. Ardiles memberikan apresiasi atas dukungan dan motivasi yg luar biasa terhadap tahapan Pilgub Sulut sehingga menjadi semangat dan motivasi tersendiri bagi jajaran KPU Provinsi Sulut. Tokoh agama dan tokoh masyarakat Herson Mayulu, yang juga Anggota DPR RI, sekaligus Ketua Dewan Masjid Indonesia Sulut dan Ketua LPTQ, memberikan apresiasi kepada Fatoni karena dapat menjaga suasana dan memberikan nuansa warna yg membuat masyarakat Sulut tetap rukun dan damai.

Jeffry Dendeng Yasti, Dirut Bank Sulut Gorontalo, memberikan apresiasi kinerja Fatoni selama memimpin Sulut, karena dalam waktu yang singkat banyak pekerjaan yang diselesaikan. Apresiasi yang sama juga disampaikan oleh Walikota Tomohon, Bupati Minahasa Tenggara, Pjs. Bupati Minahasa Utara, Pjs. Bupati Bolaang Monngondow Selatan. Bupati Bolaang Mongondow Utara. Apresiasi diberikan, karena Fatoni dalam waktu singkat dapat berkomunikasi, berdiskusi, memberikan motivasi kepada masyarakat dan ASN dalam bekerja, terkait dengan Pilkada, antisipasi bencana dan pencegahan Covid 19.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here