Walikota Padang Panjang Melantik Pengurus DPC Masata

PADANG PANJANG, SP.CO – Walikota Padang Panjang, H. Fadly Amran, BBA, Datuak Panduko Malano melantik Pengurus Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Masyarakat Sadar Wisata (Masata) Kota Padang Panjang, yang diketuai oleh Yuliza Zen, SE, Selasa (8/6) di Auditorium Mifan Water Park.

Dalam eksposnya Fadly berharap Masata bisa menjadi wadah aspirasi serta mampu bersinergi dengan semua pihak dalam memajukan pariwisata berbasis masyarakat.

“Dari seluruh kelompok sadar wisata yang ada, Alhamudulillah, sudah terbentuk sebuah himpunan. Disebut himpunan, karena memang merupakan tempat berkumpul dan tempat aspirasi dari kelompok Masata itu. Masata hadir sebagai penyambung lidah, aspirasi, apa yang bisa disenergikan baik dalam Masata itu sendiri, maupun bersama dengan Dinas Pariwisata,” ungkapnya.

Baca Juga :  Yogi dan Haryadi Terpilih Pengurus Baru DPD Persatuan Alumni GMNI Sumbar

Fadly juga mengatakan, kehadiran Masata hendaknya juga dapat memberikan multiflier effect kepada masyarakat sekitar dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi.

“Program kerja Masata harus terukur dengan indikator yang jelas dan memberikan reward bagi anggotanya yang berprestasi. Dan yang terpenting, hubungan silaturahmi selalu terjaga dengan baik.” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD Masata Provinsi Sumbar, Joni Mardianto, SS, M.Par menyampaikan bahwa, Masata di Sumbar telah tebentuk sejak November 2020 lalu, dan sudah ada delapan DPC yang dibentuk. DPD Masata Provinsi Sumbar menargetkan minimal terbentuk 15 DPC Masata di Sumbar nantinya.

Baca Juga :  MDTA Raudhatul lbadah Laksanakan Khatam Alqur'an Angkatan ke Xl

“Masata terbentuk karena pandemi Covid-19. Masata diinisiasi pusat untuk menggairahkan kembali kepariwisataan, melakukan pendampingan desa wisata, men-support dan menggali potensi wisata secara bersama-sama,” jelasnya.

Terkait dengan pelatihan pengelolaan desa wisata, Kadis Pemuda, Olahraga dan Pariwisata, Drs. Maiharman menyampaikan, hal ini ditujukan untuk mempercepat peningkatan kualitas pengelolaan desa wisata. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari tatap muka, dilanjutkan dengan kunjungan ke lapangan. (H/Kiem)

Baca Juga :  MAN 3 Tanah Datar Laksanakan Lokakarya Tahun 2021

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here