Warga Binaan Diharapkan Pahami Aturan Baru Putungsura

SumateraPost, Binjai – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Binjai kembali melaksanakan sosialisasi tahapan pemungutan dan penghitungan suara (putungsura) Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Binjai 2020.

Kali ini, sosialisasi ditujukan kepada para warga binaan di lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-A Binjai, Rabu (21/10/2020).

Sosialisasi sendiri dibuka oleh Kasi Binadik Lapas Kelas II-A Binjai, Dekki Susanto, dengan menghadirkan dua Komisoner KPU Kota Binjai, yakni Abdullah Arkam dan Robby Effendi Hutagalung, selaku narasumber.

Komisioner KPU Kota Binjai, yang juga Ketua Divisi Sosialisasi, Sumber Daya Manusia, dan Partisipasi Masyarakat, Robby Effendi Hutagalung, dalam arahannya, mengajak para warga binaan mensukseskan Pilkada Kota Binjai 2020, dengan cara menggunakan hak pilih dan tidak memilih bersikap golput.

Namun dia tetap mengingatkan para warga binaan yang hendak memberikan hak suaranya pada 9 Desember 2020 mendatang, agar memperhatikan dan memahami aturan-atiran terbaru terkait pelaksanaan tahapan pemungutan dan penghitunglgan suara di TPS

Aturan baru dimaksud, menurut Robby, menyangkut kewajiban setiap orang, baik pemilih maupun anggota kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Beberapa di antaranya ialah kewajiban penggunaan masker dan sarung tangan plastik, menjalani pemeriksaan suhu tubuh, menjaga jarak, menjauhi kerumunan massa, dan pemberian tinta di tangan dengan cara diteteskan untuk menandakan seseorang telah memberikan hak suaranya.

“Kebetulan saat ini, Pilkada Kota Binjai 2020 sudah masuk tahapan kampanye. Kami juga sampaikan, dalam pilkada kali ini ada tiga pasangan calon yang ikutserta,” ungkap Robby.

Sebelumnya, Komisioner KPU Kota Binjai, yang juga Ketua Divisi Data dan Informasi, Abdullah Arkam, mengatakan, di Lapas Kelas II-A Binjai terdapat 2 TPS dari total 475 TPS se-Kota Binjai.

“Bagi warga binaan yang memiliki identitas namun namanya belum terdata dalam daftar Pemilih tetap (DPT), kami sarankan agar segera melapor kepada petugas lapas, untuk dapat ditindaklanjuti KPU,” jelasnya. (andi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here