Warga Tolak Penguburan Pasien PDP Keluarga Histeris

SumateraPost.co, Tanah Karo – Malang tak dapat diraih mujur tak dapat ditolak , naas bagi keluarga Pasien asal Medan yang meninggal di Rumah Sakit Umum Kabanjahe pasalnya usai mengikuti protokoler dari pihak Gugus Tugas Penanganan Covid-19 , bahwa jenazah Pasien PDP tersebut dimakamkan di TPU Desa Salit di tolak warga,Sontak keluarga pasien Histeris dan panik.

Dihimpun informasi dilokasi TPU desa Salit kepada salah satu keluarga korban yang berasal dari desa Sikeben kecamatan Bandar Baru Kabupaten Deliserdang , mengatakan kepada sejumlah wartawan mengatakan bahwa sanya Ibu mereka yang berinisial SUT , baru seminggu ini berkunjung dari Medan ke Kabanjahe ke rumah adiknya.

Dibeberkannya kembali bahwa selama ini , Almarhum ibunya tersebut sudah lama mengidap penyakit lambung dan gula basah, dan selama seminggu dikediaman adiknya tidak pernah keluar hingga saat ibunya mengeluhkan penyakitnya dibawa ke rumah sakit.

” Sebelum semalam dibawa ke rumah sakit umum kabanjahe , ibu dibawa adik saya ke Efarina karena tidak memiliki uang untuk Rapidtest , akhirnya adik saya membawa ke rumah sakit umum dan meninggal dunia , kami mendatangi sesuai aturan pemerintah agar ibu kami di makamkan di Desa Salid, namun kenyataannya seperti ini rasa kehilangan saja masih seperti mimpi, ibu hingga kini belum bisa beristirahat dengan damai ,” ujarnya terisak.

Seandainya ibu bisa kami bawa kembali ke kampung kami , mungkin anak kampung kami bisa menerima penguburan ibu disana , tambahnya berurai air mata .

Dengan suara lirih dan terbata anak almarhum dari pasien PDP tersebut kembali mengeluhkan , karena Pemerintah mengatakan harus dikuburkan di tempat ini kami ikuti , tapi sekarang ibu saya harus kembali terlunta-lunta diakhir hayatnya , jeritnya histeris Selasa (26/05/2020) sekiran pukul 17.40 WIB dan sontak salah satu anaknya yang dikunjunginya di Kabanjahe akhirnya tumbang tidak sadarkan diri , karena tidak sanggup menghadapi situasi yang dihadapinya.

Menurut informasi yang dihimpun sejumlah wartawan dilokasi , akhirnya karena belum ada kesepakatan dari pihak warga dengan Pemkab akhirnya jenazah pasien PDP inisial SUT dibawa kembali oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 menuju rumah sakit umum./ (Mawar Ginting)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here