Wisatawan Luar Daerah Serbu Kawasan Wisata di Sergai, Instruksi PPKM Tidak Berlaku

SumateraPost, PANTAI CERMIN – Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah tengah banyak lakukan program untuk pencegahan wabah virus Corona atau covid-19, namun rupanya tak membuat masyarakat mengindahkan peraturan yang diberlakukan.

Hal tersebut terjadi di Kabupaten Serdang Bedagai, Tanah Bertuah Negeri Beradat.
Instruksi Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi tidak ada pemberlakuan atau dijalankan.
Ditambah lagi pemangku jabatan di Kabupaten Serdang Bedagai lebih mengutamakan kepentingan pribadi di bandingkan upaya pencegahan atas wabah virus Covid-19.

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi , pada hari Kamis (14/1/2021) telah mengeluarkan Instruksi yang tertera dalam ;
Instruksi Gubsu Nomor 188.54/1/INST/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Masyarakat dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Provinsi Sumatera Utara yang di tanda tangani pada tanggal 13 Januari 2021.

Baca Juga :  Musda DPD PAN Karo VI di Gelar Ketua Formatur M.Rapi Ginting "Bersatu Meraih Kemenangan"

Gubsu juga menginstruksikan bupati dan wali kota se-Sumut untuk segera mengatur Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta pembatasan atas kapasitas kantor dan jam buka mall segera dibatasi.

Ditempat terpisah, Hariadi (48) selaku warga Kecamatan Pantai Cermin yang bertempat tinggal tidak jauh dari lokasi wisata Pantai Wong rame, Pantai Pondok Permai serta Pantai Bali Lestari, sangat menyayangkan sikap dari Pemerintah Kabupaten dan Penegak Hukum di Kabupaten Serdang Bedagai.

Baca Juga :  PWDS Dukung Kegiatan Media Snipers.news Berbuat Sosialisasi ke Masyarakat

” Hari Minggu selalu saja jalan macet, khusus nya di dominasi kendaraan bermotor yang suaranya membisingkan telinga, karena para anak muda pada nongkrong dan Ugal – ugalan dalam berkendara, pas didepan pintu masuk menuju kawasan wisata Pantai Bali Lestari”, ungkap nya.

” Nah… sekarang Gubernur pada hari Rabu tanggal 13 Januari 2021, telah menandatangani Instruksi PPKM, namun dampak dari Instruksi yang di keluarkan berimbas di Kabupaten Serdang Bedagai.
Pasalnya di Sergai itu selalu aman dan tidak ada upaya pencegahan, apalagi yang namanya Prokes, maka nya wisatawan dari luar daerah itu suka ke Sergai, karena tidak ada pemberlakuan untuk upaya pencegahan Klauster Covid-19″, imbuh Hariadi penuh dengan kecewa.

Baca Juga :  33 Warga Positif, 2 Meninggal Rentang 11 Hari, Plh. Bupati : Masyarakat Diimbau Patuhi Prokes

Para pengunjung yang di dominasi dari luar Daerah Sergai, pada umumnya ditemukan mereka tidak mengindahkan himbauan social distancing dan protokol kesehatan untuk pencegahan Covid-19 “, tambah nya.

Dalam upaya pencegahan Klauster Covid-19, di minta kepada Pemerintah Pusat kiranya dapat memberikan perhatian khusus kepada wilayah kabupaten Serdang Bedagai, karena para Pemimpin dan Pemangku Jabatan di Sergai lebih mengutamakan kepentingan nya ketimbang menjalankan upaya pencegahan Klauster Covid-19.

Laporan : Saris

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here