Yonif 7 Mar Tutup Latihan Uji Nilai Perorangan Dasar TW. I TA. 2019

107

Sumaterapost.co – Komandan Batalyon Infanteri 7 Marinir Letkol Mar Kanang Budi Raharjo, M. Tr. (Hanla) dalam upacara penutupan latihan UNPD dan UNPK TW I Tahun 2019, secara resmi menutup latihan tersebut. Upacara penutupan latihan dilaksanakan pada hari Kamis 11 April 2019 di Lapangan Apel Ksatrian Yonif 7 Mar Ketapang Teluk Pandan Pesawaran. Kamis, (11/4).

Prajurit Yonif 7 Mar telah melaksanakan latihan UNPD TW. I Tahun 2019, selama 10 hari di Batalton Infanteri 7 Marinir, Pantai Klara, desa Gebang, dan di Piabung Pesawaran

Adapun Materi Latihan yang telah dilaksanakan oleh Prajurit Yonif 7 Mar terbagi dalam beberapa tahap yaitu :

-Renang Laut.
-Cros Cantry.
-Menembak Laras Panjang
-Hanmars
-Halang Rintang .

telah terlaksana dengan lancar dan aman.
Dalam amanat Komandan Batalyon Infanteri 7 Mar yang juga sebagai Pimpinan Latihan, pada upacara penutupan latihan menyampaikan bahwa upacara penutupan uji nilai perorangan dasar ini merupakan suatu tanda berakhirnya kegiatan rutin kita yaitu melaksanakan uji nilai perorangan dasar TW. I TA. 2019 yang bertujuan memelihara dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan perorangan dasar Prajurit Anggaraksa Jaladhi Brani Batalyon Infanteri 7 Marinir.

Uji nilai perorangan dasar ini harapan saya setiap prajurit telah mengetahui sejauh mana kemampuan kesemaptaan jasmani dan keterampilan dasar pertempuran sebagai Prajurit Korps Marinir secara perorangan, selain itu juga Prajurit memiliki gambaran dan pemahaman mengenai kemampuan dasar yang diperlukan sesuai kedudukan dalam satuan pelaksana Korps Marinir, dari materi uji nilai perorangan dasar TW. I ini dan dari beberapa latihan yang terpilih dan sudah direncanakan.

Letkol Mar Kanang Budi Raharjo, M.Tr. (Hanla) pada kesempatan ini menyampaikan, saya selaku Komandan Batalyon Infanteri 7 Marinir mengingatkan jangan melupakan tugas pokok dan jati diri kita sebagai pasukan pendarat Amphibi Korps Marinir. Untuk itu selalu plihara dan asah kemampuan serta naluri tempur perorangan agar selalu siap sedia menghadapi dan melaksanakan penugasan operasi militer perang maupun operasi militer selain perang ,yang dipercayakan oleh satuan atas dengan dinamika lapangan yang terus berkembang dan semakin kompleks, jadikan hasil dari uji nilai perorangan dasar ini menjadi suatu acuan untuk terus memelihara kemampuan dan naluri tempur perorangan prajurit dan menjadikan acuan untuk mengembangkan kemampuan tiap – tiap prajurit.

Timbulkan rasa tanggung jawab dengan memprioritaskan keselamatan dan keamanan personil maupun material yang pada intinya ZERO ACCIDENT, dan kepada para pelatih terimakasih ,telah memberikan ilmu dan motivasi kepada para Prajurit agar prima, semangat dan selalu gembira dalam melaksanakan setiap kegiatan latihan. (Ysm).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here