Yudi Dimyati: Apoteker H Lalai Dalam Pemberian Obat Kadaluarsa

Sumaterapost, Jakarta Utara-Kasudis kesehatan Jakarta Utara Yudi Dimyati sebut Apoteker Puskesmas Kamal Muara berinisial H, yang bertanggung jawab atas kelalaian pemberian obat kadaluarsa ke para pasien.

Hal itu di dapatkan awak media terkait tanggapan press rilis tanggal 23 agustus 2019 dari dinas kesehatan Jakarta Utara.

“Press release yang dikeluarkan sudah sesuai yang ada dilapangan, jadi bukan kesalahan instansi atau puskesmas,melainkan ada Petugas Puskesmas yang tidak menjalankan SOP yang sudah dibuat.” Ucap Yudi
Sabtu ( 24/8/2019).

Selain itu, awak media menanyakan kembali insial apoteker nya yudi mengatakan bahwa apoteker puskesmas Kamal Muara yang bertanggung jawab.

“Apotekernya pak, kan yang memberikan obat hanya petugas apoteker puskesmas dan sudah diperiksa oleh kepolisian untuk diminta keterangan, Sama seperti yang diucapkan pak Gubernur,bahwa petugas ini sudah dalam pemeriksaan pihak berwajib” Tegasnya kembali.

Awak media kembali menanyakan, apakah apoteker tersebut seorang ASN ?

“Non ASN pak, Tenaga Honorer/Non PNS, berinisial H” Pungkas Yudi Dimyati.

Dari press rilis yang di kirim ke sumaterapost.co, Berikut isinya” JAKARTA, 23 Agustus 2019 – Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta menyampaikan siaran pers lanjutan terkait vitamin kedaluwarsa di Puskesmas Kelurahan Kamal Muara, Jakarta Utara.

Menindaklanjuti kejadian dan sebagai upaya untuk menerapkan pelayanan yang berorientasi pada keamanan pasien dan mencegah terulangnya kejadian serupa Dinas Kesehatan telah melakukan pendalaman dan telusur data di lokasi kejadian.

Hasil pendalaman yang kami lakukan adalah sbb :

1. Puskesmas Kelurahan Kamal Muara telah menjalankan sistem manajemen mutu, termasuk dalam tata kelola kefarmasian.

2. Sistem Binwasdal (Pembinaan, Pengawasan dan Pengendalian) secara berjenjang juga telah dilaksanakan.

3. Kejadian pemberian vitamin kedaluwarsa terjadi karena adanya SPO tata kelola kefarmasian yang tidak dijalankan dengan benar. Upaya tindak lanjut yang kami lakukan adalah :
1. Berkoordinasi dengan BP POM dan Kementerian Kesehatan RI.
2. Melakukan stock opname dan pembenahan terhadap tata kelola obat di Puskesmas Kamal Muara. 3. Memastikan bahwa tidak ada obat kedaluwarsa di Puskesmas Kelurahan Kamal Muara.
4. Melakukan pembinaan kepada seluruh Puskesmas dan RSUD/RSKD di Provinsi DKI Jakarta, khususnya dalam hal tata kelola kefarmasian, termasuk melakukan kegiatan stock opname secara berkala.
5. Dinas kesehatan akan terus memantau kasus ini dan akan memastikan semua dukungan pelayanan tetap berjalan sesuai prosedur.

Melalui siaran pers ini kami juga menyampaikan informasi bahwa masyarakat bisa ikut berperan aktif dalam melaporkan masalah-masalah kesehatan di lingkungannya yang memerlukan perhatian khusus dari petugas kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Masyarakat dapat melaporkannya melalui kader kesehatan, petugas Puskesmas setempat atau kanal-kanal aduan yang telah disediakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. ( Ls).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here