Pasaman, Sumaterapost.co – Mematangkan langkah dalam mengoptimalkan pengawasan Pilkada serentak dari berbagai aspek, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pasaman menggelar sosialisasi pengawasan kampung pemilih melalui Seni Budaya sekaligus launching Kampung Pengawasan Zero Politik Uang, di pasar impres kecamatan Padang Gelugur, Jum’at (06/9/2024).
Berbagai aspek dilakukan Bawaslu merupakan ikhtiar sebagai upaya menjaga kualitas demokrasi melalui Pilkada dapat berjalan Luber dan Jurdil, sebagaimana di amahkan undang-undang sebagai lembaga The Guardian of Democracy.
Koordinator divisi pencegahan, pengawasan partisipatif dan hubungan masyarakat Lumban Tori, menekankan kembali pentingnya netralitas ASN di Pasaman, mengingat rawannya situasi saat ini yang berpotensi menyebabkan pelanggaran, termasuk kemungkinan keterlibatan wali nagari dan perangkatnya.
Lumban Tori menegaskan komitmen Bawaslu untuk mensosialisasikan hal ini hingga ke tingkat masyarakat di nagari. Meski demikian, keterbatasan waktu dan personel telah membatasi gerak Bawaslu.
Tori juga mendorong para wali nagari untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan Bawaslu, demi kelancaran dan keamanan dalam penyelenggaraan Pemilu di Pasaman, serta untuk menghindari terperangkapnya mereka dalam politik praktis.
Untuk diketahui bersama, bahwasanya di kabupaten pasaman ada 3 bakal calon pasangan calon kepala daerah bupati dan wakil bupati akan bertarung di Pilkada kali ini, sekarang masih proses administrasi ataupun perbaikan administrasi.
Mudah-mudahan tiga pasang itu nanti diterima oleh KPU kabupaten pasaman, sehingga proses pemilihan kepala daerah di kabupaten pasaman terselenggara dengan baik. namun sebelum itu tertuju atau sebelum penetapan pasangan calon pada tanggal 22 september nanti, kita dari Bawaslu melakukan antisipasi atau yang namanya pencegahan, bagaimana nanti proses demokrasi pemilu kepala daerah dapat berjalan dengan baik.
Sementara itu, ketua Divisi Penanganan Pelanggaran dan penyelesaian sengketa, Zaini Afandi dalam sambutanya mengatakan, Deklarasi kampung pengawasan Zero Politik Uang bertujuan untuk memberi akses bagi masyarakat khususnya di Kecamatan padang gelugur ini untuk terlibat dalam mengawal tahapan-tahapan Pemilu pilkada tahun 2024.
Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam pengawasan tahapan tahapan Pilkada dapat menekan potensi-potensi pelanggaran pemilu seperti Politik Uang, Hoax dan Politik isu Suku, Agama dan Ras. Ucap zaini
Zaini juga menegaskan, “untuk mencapai pemilu yang bersih dan berintegritas maka dibutuhkan keterlibatan masyarakat secara langsung dalam pengawasan partisipatif sehingga dapat meminimalisir potensi-potensi pelanggaran pemilu.”
Diakhir sambutannya, ia berharap agar masyarakat padang gelugur yang sudah dipercayakan sebagai contoh kampung pengawasan Zero Politik Uang dapat melaksanakan perannya dengan baik, sehingga dapat mendukung kerja-kerja pengawas Kecamatan Rao agar terwujudnya pemilu damai, aman dan berintegritas.
Deklarasi kampung pengawasan Zero Politik juga diikuti Bawaslu Kabupaten pasaman dan bawaslu Kecamatan,Camat Padang Gelugur dan polsek panti atau yang mewakili bhabimKantibmas Kodim 0503,dan, Wali Nagari Se Kecamatan padang gelugur Bamus sekecamatan Padang gelugur dan beberapa awak media.online dan stacholder diantaranya, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, Panwascam dan seluruh pengawas Nagari se Kecamatan padang gelugur.
Ewin




