259 Nelayan Pantai Cermin, Terima Bantuan Mesin Dari Kementerian Kelautan dan Perikanan

Sumaterapost.co | Pantai Cermin – Nelayan kecamatan Pantai Cermin Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) yang tergabung dengan Pelaku Usaha Kelautan dan Perikanan ( KUSUKA) mendapatkan bantuan 259 unit mesin tempel dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang diserahkan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sergai.

“Sebanyak 259 Nelayan yang mendapatkan bantuan mesin tempel, serta masing masing kelengkapan nya dan 2 ( dua ) tabung gas ukuran 3 Kg,”ungkap Parlan (40) selaku panitia penyerahan mesin saat di konfirmasi oleh awak media pada Senin, (28/11/2022) di Dusun 5 Desa Kuala Lama Kecamatan Pantai.

Baca Juga :  Bupati Surya Ikuti Panggung Prajurit Dirgahayu Makodim Asahan Ke-67

Sembari demikian, Parlan juga mengatakan, bahwa bantuan mesin yang di berikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merupakan usulan pada tahun 2020 namun baru di tahun ini terealisasi, dan disamping itu harus tergabung atau memiliki Kartu Elektronik KUSUKA.

“Dan dalam penyerahan ini langsung di data oleh Pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan serta dari Dinas Kelautan dan Perikanan kabupaten Sergai, untuk menerima bantuan mesin dengan spesifikasi 9 PK untuk merk Yamaha dan 13 PK untuk merk Honda,” tambah Parlan.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Siti Jubaedah Minta Kades Pasar Baru Patuhi Putusan

Sainun (58) warga Desa Arapayung Kecamatan Pantai Cermin sangat mengapresiasi atas bantuan mesin yang di berikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) karena dengan mesin yang di berikan bisa bermanfaat dan kiranya hasil tangkapan ikan nya bisa lebih banyak dari sebelumnya, sembari berkaca-kaca matanya karena menahan kebahagiaan menerima bantuan mesin.

Baca Juga :  Kapolres Simalungun Terima Kunjungan Komandan Batalyon 122 Tombak Sakti

“Dihal lain, Penyerahan bantuan mesin tersebut akan berlangsung selama 3 hari ( 28 – 30 November 2022) dikarenakan harus melengkapi bagian bagian komponen mesin, karena mesin tersebut berada di dalam kotak sehingga membutuhkan waktu,”ungkap Parlan mengakhiri.

 

 

 

 

( Saris )