Olahraga – Penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Henry Doumbia, akhirnya memberikan klarifikasi terkait dugaan tindakan rasis yang terjadi dalam pertandingan melawan Persib Bandung.
Insiden tersebut melibatkan kapten Persib, Marc Klok, dan terjadi dalam lanjutan kompetisi liga di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung.
Dalam pernyataan resminya, Doumbia menegaskan bahwa ia tetap yakin terhadap apa yang ia dengar di lapangan.
Ia menyebut tidak mungkin mengangkat isu serius seperti ini tanpa alasan kuat. Pernyataan tersebut ia sampaikan melalui akun media sosial pribadinya sebagai bentuk klarifikasi atas polemik yang berkembang.
Menurut versi Klok, kejadian tersebut bermula dari ucapannya “give me the ball back” yang dimaksudkan untuk meminta bola agar permainan segera dilanjutkan. Namun, Doumbia diduga salah menangkap ucapan tersebut sebagai kata yang bernuansa rasial.
Meski demikian, Doumbia menyatakan bahwa ia mendengar komentar yang dianggap tidak pantas dan telah melaporkannya dengan itikad baik sebagai bagian dari tanggung jawab profesionalnya.
Ia juga menyadari adanya perbedaan pandangan terkait insiden ini dan menghormati setiap pihak yang terlibat.
Pemain asal Pantai Gading itu mengaku bahwa sepanjang kariernya di berbagai negara, ia belum pernah mengalami situasi serupa. Karena itu, ia menilai kejadian ini sebagai hal serius yang perlu ditangani secara tepat.
Walaupun berada di tengah kontroversi, Doumbia tetap menunjukkan sikap profesional dengan menyampaikan rasa hormat kepada Persib Bandung dan Marc Klok.
Ia menegaskan tidak ingin memperkeruh suasana maupun menimbulkan perpecahan, serta berharap sepak bola tetap menjadi ruang yang menjunjung tinggi nilai saling menghormati.
Lebih lanjut, Doumbia memilih untuk tidak lagi memberikan komentar tambahan di ruang publik dan menyerahkan sepenuhnya proses penyelesaian kasus ini kepada pihak yang berwenang.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada klubnya atas dukungan yang diberikan selama situasi tersebut berlangsung.




