53 Mahasiswa dan 13 Dosen IIB Darmajaya Lolos Program Kampus Mengajar Angkatan 3

BANDARLAMPUNG – Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya meloloskan 53 mahasiswa dan 13 dosen pembimbing lapangan dalam Program Kampus Mengajar Angkatan 3 Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI).
Ke-13 dosen terdiri dari 4 dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan 9 dosen Fakultas Ilmu Komputer (Filkom). Untuk mahasiswa terdapat 63 pendaftar dan sebanyak 53 dinyatakan lolos, terdiri dari 40 mahasiswa dari FEB dan 13 dari Filkom.

“Mereka akan menjalani program Kampus Mengajar sekitar bulan Maret 2022. Setelah pengumuman ini akan diberikan pembekalan sebelum menjalani kegiatan,” kata Koordinator Kampus Mengajar 3 IIB Darmajaya, Hary Sabita, S.T., M.T.I.
Kampus Mengajar Angkatan 3, lanjut dia, untuk mahasiswa ditempatkan di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Mereka memiliki empat pilar tugas yaitu literasi, numerasi, adaptasi teknologi, dan administrasi. “Berbeda dengan penempatan di sekolah dasar yang fokus ke arah adaptasi teknologi dan administrasi,” kata dia.

Menurut dia, untuk DPL akan melakukan koordinasi dan evaluasi kegiatan yang sudah direncanakan oleh mahasiswa. “Setiap dosen dan mahasiswa diberikan pemberitahuan mengenai penempatan pada sekolah melalui akun email masing-masing,” tuturnya.
Sementara, Direktur MBKM IIB Darmajaya, Aswin, S.E., M.M., mengatakan setiap tahunnya IIB Darmajaya mengirimkan mahasiswa dan dosen untuk memberikan pengabdian dalam program Kampus Mengajar. “Alhamdulillah untuk Kampus Mengajar Angkatan 3 ini terdapat 53 mahasiswa dan 13 dosen,” ungkapnya.

Khusus mahasiswa, lanjut dia, kegiatan Kampus Mengajar 3 akan mendapatkan konversi mata kuliah selama menjalani pengajaran di SD ataupun SMP. “Semoga dapat menjalani kegiatan dari awal hingga selesai khususnya mahasiswa untuk membuat program dalam pengajaran selama di sekolah,” tuturnya.
Untuk diketahui, Kampus Mengajar merupakan program dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim. Kampus Mengajar ditujukan kepada sekolah yang berkategori 3T (terdepan, terluar dan terisolir) untuk meningkatkan pendidikan siswa dan siswi.
Kampus Mengajar 3, Kemendikbudristek memberikan kuota 30 ribu mahasiswa dari jenjang D3, D4 hingga S1. Sementara, untuk dosen kuota yang diterima sebanyak 6.600 dosen. (**)