JAKARTA – Inisiatif Bulan Indonesia Menggambar 2026 kian dimatangkan sebagai gerakan nasional yang mendorong penguatan literasi visual di tengah perkembangan teknologi digital. Dalam audiensi bersama pemerintah, Hajar Pamadhi selaku Tim Perumus Naskah Akademik dan Dio Pamola sebagai Tim Kurator Pameran Seni Gambar Nasional 2026 memaparkan rencana strategis pelaksanaannya.
Salah satu agenda utama adalah Pameran Nasional “Indonesia Menggambar 2026” yang akan melibatkan 303 komunitas dari seluruh Indonesia. Pameran ini dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Mei 2026 di Galeri RJ Katamsi ISI Yogyakarta, sebagai ruang temu lintas komunitas, generasi, serta pendekatan dalam praktik menggambar.
Lebih dari sekadar pameran, rangkaian Bulan Indonesia Menggambar dirancang sebagai gerakan kolektif nasional.
Kegiatan yang diusung mencakup pendidikan seni, workshop, pameran, intervensi ruang publik, hingga eksplorasi visual berbasis teknologi seperti digital drawing, proyeksi cahaya, dan media interaktif.
Perkumpulan Indonesia Raya Menggambar menilai bahwa di tengah pesatnya perkembangan Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (AI), serta realitas virtual dan augmented reality, kemampuan literasi visual menjadi kebutuhan mendasar. Menggambar dipandang tidak hanya relevan sebagai praktik seni, tetapi juga sebagai fondasi dalam memahami dan membentuk budaya visual masa kini dan masa depan.
Melalui pengajuan Bulan Indonesia Menggambar sebagai agenda nasional, diharapkan kegiatan ini tidak berhenti pada seremoni, melainkan menjadi ruang tumbuh bagi ekosistem seni rupa, khususnya praktik menggambar di Indonesia. Gerakan ini juga ditargetkan mampu memperkuat identitas visual bangsa, memperluas akses berkesenian, serta meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya budaya visual dalam kehidupan sehari-hari.
Audiensi tersebut menghasilkan komitmen bahwa naskah akademik pengusulan Bulan Indonesia Menggambar akan segera ditindaklanjuti oleh Kementerian Kebudayaan melalui mekanisme kajian yang berlaku.
Dalam kesempatan itu, Fadli Zon turut menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif Indonesia Raya Menggambar. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat—mulai dari seniman, pendidik, pelajar hingga komunitas—untuk berpartisipasi aktif menyemarakkan Bulan Indonesia Menggambar pada Mei mendatang.
Perkumpulan Indonesia Raya Menggambar pun mengundang masyarakat luas di seluruh Indonesia untuk terlibat dalam berbagai kegiatan kreatif di wilayah masing-masing, dengan harapan gerakan ini dapat tumbuh semakin luas, inklusif, dan berdampak nyata bagi perkembangan budaya visual nasional. (Christian Saputro)




