Bandar Lampung, 5 Mei 2026 – Kecepatan informasi dan ketulusan pendampingan dari seorang Babinsa kembali menjadi sorotan. Sertu Yasir Rudin, Babinsa Koramil 410-02/TBS, menunjukkan bahwa aparat kewilayahan tidak hanya hadir dalam situasi aman, tetapi juga menjadi pelindung dan penghibur di saat duka. Peristiwa nahas menimpa Alfian Ramdani (15), seorang remaja penderita epilepsi yang ditemukan meninggal dunia setelah jatuh ke Kali Trimurjo, Kelurahan Sumberejo Sejahtera, Kecamatan Kemiling, Senin (4/5) pagi.
Berkat laporan cepat dari Ketua RT 19, Bapak Gupron, Sertu Yasir Rudin segera bergerak. Ia tidak hanya memastikan keamanan lokasi, tetapi langsung bersinergi dengan Lurah, Bhabinkamtibmas, serta warga untuk mengurus jenazah hingga pemakaman. “Kami terima kabar sekitar pukul 05.30 WIB bahwa korban ditemukan Bapak Jul (40) di dalam sungai. Keluarga masih syok dan belum tahu. Saya langsung koordinasi agar proses pemakaman berjalan khidmat dan lancar,” ujar Sertu Yasir saat ditemui di lokasi pemakaman TPU Sonolayu.
Korban diketahui mengalami serangan epilepsi saat sedang memancing sendirian. Serangan mendadak diduga menyebabkan ia kehilangan kesadaran dan jatuh ke sungai. Warga sekitar yang biasa memancing di lokasi yang sama pun terkejut. Namun, berkat ketanggapan Babinsa bersama unsur kelurahan dan kepolisian, suasana duka dapat berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan.
Proses pemakaman berlangsung pada pukul 11.30 WIB di TPU Sonolayu, dihadiri oleh Lurah Sumberejo Sejahtera, Babinsa Sertu Yasir Rudin, Bhabinkamtibmas, staf kelurahan, Ketua RT 19, serta puluhan warga setempat. Bapak Kasiman, ayah korban, yang rumahnya berada di Jalan Sejahtera Gang Trimurjo RT 19, tampak terharu dan menyampaikan rasa terima kasihnya. “Pak Babinsa tidak pernah absen. Dari awal kabar duka sampai liang lahat, beliau ada. Kami sekeluarga sangat terbantu,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
Komandan Koramil 410-02/TBS melalui laporan yang diterima menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Sertu Yasir Rudin. “Inilah bentuk nyata kepedulian TNI kepada rakyat. Bukan hanya saat latihan tempur, tetapi justru dalam kejadian sehari-hari seperti musibah warga, Babinsa harus menjadi garda terdepan. Laporan ini adalah contoh berita terbaik karena menggambarkan kecepatan, ketulusan, dan sinergi lintas sektor,” tegasnya.
Kegiatan pendampingan pemakaman berlangsung dari pukul 12.30 WIB hingga selesai dalam keadaan tertib, aman, dan penuh rasa kebersamaan. Keluarga besar korban serta warga RT 19 mengucapkan terima kasih kepada aparat TNI yang hadir di tengah kesedihan mereka.(*)




