JAKARTA – Momentum Iduladha bagi sebagian besar masyarakat adalah tentang ibadah dan berbagi, namun bagi para peternak lokal di pelosok negeri, hari raya ini merupakan puncak dari perjuangan sepanjang tahun dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Mengapresiasi peran vital tersebut, Tani Mart Qurban pada Iduladha 1447 H secara resmi menetapkan harga sapi timbang bobot hidup sebesar Rp62.000 per kilogram (kg) di tingkat peternak pelopor Jaringan Petani Persada Nusantara (JPPN).
Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata untuk menghadirkan keadilan ekonomi di tengah fluktuasi harga pasar yang sering kali tidak menentu menjelang hari raya. Meskipun Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Pangan telah menetapkan harga acuan sebesar Rp59.000/kg, Tani Mart Qurban berkomitmen memberikan margin tambahan sebesar Rp3.000 di atas ketetapan tersebut sebagai bentuk insentif bagi para peternak lokal.
Menyoroti urgensi perlindungan bagi peternak rakyat sebagai pilar kedaulatan pangan yang kerap terpinggirkan oleh rantai niaga yang tidak sehat, Irpan menegaskan pentingnya memperlakukan momentum kurban sebagai titik balik kesejahteraan mereka. Ia memandang bahwa keberpihakan harga adalah bentuk penghormatan paling nyata atas dedikasi para peternak di lapangan.
“Kami memandang momentum Iduladha ini bukan sekadar ritual tahunan, melainkan ‘hari lebarannya’ para peternak sapi. Selama ini mereka adalah ujung tombak penyediaan pangan nasional yang sering kali mendapatkan margin tipis. Dengan penetapan harga Rp62.000/kg, kami ingin memastikan para peternak merasakan dampak ekonomi yang nyata dan ikut sejahtera di hari raya ini,” ujar Irpan dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (5/5).
Lebih lanjut, Irpan memaparkan bahwa harga tersebut jauh melampaui rata-rata harga timbang hidup pada hari biasa yang secara historis hanya berada di kisaran Rp52.000 hingga Rp55.000/kg. Kenaikan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi peternak untuk terus meningkatkan kualitas hewan ternaknya di masa depan.
Integritas Data dan Transparansi Digital
Guna memastikan kebijakan ini berjalan tepat sasaran dan terhindar dari praktik curang, Tani Mart Qurban telah mengintegrasikan seluruh data harga dan stok ke dalam platform digital miliknya. Inovasi ini memungkinkan calon pembeli kurban untuk memantau bobot ternak dan harga secara transparan dan real-time dari mana saja.
Digitalisasi ini juga memiliki misi besar untuk memotong rantai distribusi yang selama ini terlalu panjang dan membebani harga akhir di tingkat konsumen. Dengan sistem timbang yang jujur dan transparan, Tani Mart Qurban berupaya membangun kepercayaan antara produsen dan konsumen secara langsung.
Tani Mart Qurban merupakan sub-bisnis dari Tani Mart Nusantara yang beroperasi di bawah payung besar Jaringan Petani Persada Nusantara (JPPN). Melalui sinergi dalam jaringan peternak ini, platform tersebut berkomitmen tidak hanya menyediakan sapi kurban berkualitas tinggi dan sesuai syariat, tetapi juga memperkuat posisi tawar peternak lokal sebagai aktor utama dalam ekosistem pangan Indonesia.




