Sumaterapost.Lampung Selatan — Warga Dusun 4, Desa Sidoharjo, Kecamatan Way Panji kembali melaksanakan penyembelihan hewan kurban secara gotong royong pada momentum Iduladha tahun ini.(27/05/26)
Dalam kegiatan tersebut, satu ekor sapi berasal dari arisan kurban warga, sementara dua ekor sapi lainnya merupakan hewan kurban dari masyarakat setempat. Tradisi arisan kurban ini diketahui rutin dilaksanakan setiap tahun dengan jumlah anggota sebanyak 35 orang.
Mahmud, salah satu anggota arisan, mengatakan sistem tersebut dilakukan secara bergiliran melalui undian setiap tahunnya.
“Setiap tahunnya ada tujuh anggota yang mendapatkan giliran kurban sapi,” ujarnya.
Menurut warga, kegiatan arisan kurban ini menjadi bentuk kebersamaan sekaligus membantu masyarakat agar dapat berkurban secara ringan dan terjadwal.
Sementara itu, Bambang menjelaskan bahwa hikmah penyelenggaraan ibadah kurban tidak hanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, namun juga meneladani kisah Nabi Ibrahim AS dan putranya Nabi Ismail AS.
“Ibadah kurban merupakan tuntunan Rasulullah SAW dan mencontoh ketakwaan Nabi Ibrahim yang diperintahkan menyembelih putranya Ismail, namun dengan kuasa Allah digantikan dengan seekor domba,” jelasnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan kurban saat ini juga memiliki nilai sosial yang besar, terutama dalam membangun kepedulian terhadap fakir miskin serta mempererat kerukunan umat Islam dan hubungan antarwarga di lingkungan setempat.(Kasiono)




