Padang, SP.CO,- Tim Dosen Departemen Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (UNAND) melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang, Rabu (3 Juni 2026). Kegiatan yang ditunjukan kepada Pengurus Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang ini dengan tema “Optimalisasi Pelayanan Publik Melalui Pelatihan Excellent Service bagi Frontliner Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang”.
Pelayanan publik adalah suatu kegiatan melayani yang dilakukan secara profesional, berkualitas, dan dengan pelayanan yang positif yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sesuai dengan peraturan pemerintah. Dengan adanya pelayanan ini, ada interaksi otomatis antara masyarakat dan karyawan organisasi yang bersangkutan. Komunikasi sangat penting untuk membantu masyarakat karena dapat membantu dan mengetahui kebutuhan masyarakat. Pelayanan yang baik dan berkualitas diperlukan agar tujuan instansi tercapai. Pelayanan yang baik dan berkualitas meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah yang bergerak di bidang jasa tersebut. Karena arus informasi yang meningkat dan tuntutan masyarakat yang meningkat terhadap pelayanan publik, pemerintah harus lebih peduli untuk memberikan pelayanan publik yang terbaik kepada masyarakat. Pelayanan publik ini diberikan oleh pemerintah dalam bentuk penyediaan barang dan jasa sesuai kebutuhan masyarakat dan sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku. Sebagai instansi yang berhadapan langsung dengan kebutuhan dasar administrasi kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang dituntut untuk selalu memberikan performa pelayanan yang prima. Pelatihan ini difokuskan pada peningkatan edukasi, tata cara komunikasi, serta pembentukan sikap tanggap pelayanan berbasis kepuasan masyarakat.
Dr. Edi Hasymi, M.Si selaku dosen di Universitas Andalas sekaligus narasumber pada kegiatan pengabdian masyarakat ini menegaskan pentingnya kualitas prima atau excellent service dalam organisasi publik.
“Pelayanan publik yang memenuhi kebutuhan masyarakat dan memenuhi kebutuhan masyarakat menunjukkan tingkat keberhasilan penyelenggaraan pemerintah. Pelayanan prima, atau kepuasan pelanggan, didasarkan pada empat prinsip yakni cepat, tepat, akurat, dan berkualitas. Tujuannya adalah membangun kepercayaan masyarakat melalui strategi kesadaran pelayanan dan kesiapsiagaan frontliner dalam melindungi hak-hak administrasi warga. Kinerja frontliner di Kota Padang perlu diukur dan dievaluasi secara terus-menerus untuk ditingkatkan, baik secara kapasitas komunikasi maupun responsivitasnya.” Ungkapnya.
Bapak Edi Hasymi juga menyoroti pentingnya untuk membangun dan memperkuat excellent service karena organisasi akan dinilai berdasarkan persepsi pertama pelanggan atau masyarakat yang dilayani, baik secara langsung maupun tidak langsung. Sudut pandang juga dapat didefinisikan sebagai cara dan perilaku yang ditunjukkan ketika melayani pelanggan. Kemudian, petugas pelayanan harus memperhatikan dan mencermati keinginan pemohon, pada saat sesi konsultasi selesai maka segera petugas melayani pemohon dan menanyakan atau menawarkan bantuan dan alternatif solusi yang ada sehingga pemohon merasa puas dan terpenuhi harapannya. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melakukan kegiatan yang nyata dilakukan dalam melayani pemohon, berkaitan dengan tanggung jawab melakukan pekerjaan sesuai dengan jobdesk masing-masing petugas pelayanan.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang Ances Kurniawan, S.STP, M.Si, menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap program pengabdian yang dilakukan oleh Departemen Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas. Ia menyebutkan bahwa selama ini Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil rutin melakukan evaluasi internal serta sosialisasi pelayanan secara berkala demi menjaga mutu pelayanan publik.
“Kehadiran dosen dari Administrasi Publik FISIP UNAND ke kantor kami sangat berharga bagi kami dan sangat kami apresiasi. Sebagai praktisi pelayanan, kami membutuhkan dukungan secara akademis untuk memberikan penguatan kapasitas yang melibatkan interaksi kompleks antara petugas dan masyarakat, sehingga dapat mengurangi hambatan komunikasi dan mempercepat proses pelayanan,” katanya.
Sementara itu, Roza Liesmana, S.IP, M.Si selaku Sekretaris Departemen Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Andalas, menambahkan bahwa program peningkatan kapasitas ini harus dilakukan secara bertahap dan terintegrasi. Menurut beliau, penguatan pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Padang mencakup minimal dua bidang utama yakni peningkatan kapasitas dan literasi pelayanan bagi petugas garda depan (frontliner) agar memiliki standar komunikasi yang prima serta penguatan sistem pelayanan dan infrastruktur pendukung demi kenyamanan masyarakat yang datang. Program ini secara strategis melibatkan seluruh elemen petugas pelayanan publik di lingkungan kantor serta menyasar kelompok masyarakat umum (termasuk pelaku usaha, pelajar, dan ibu rumah tangga) sebagai pengguna layanan. Kedua belah pihak menjadi kunci utama demi terciptanya ekosistem pelayanan publik yang transparan, cepat, profesional, dan memuaskan di Kota Padang.
*Zmt*




