Sumaterapost.co | Ogan Ilir – Hari pertama menjabat Kapolres Ogan Ilir, AKBP Andi Baso Rahman sudah dihadapkan pada sejumlah perkara pidana, salah satunya pembunuhan calon kades di Lubuk Keliat.
Andi saat memberikan keterangan persnya kepada awak media, Sabtu, (23/7/2022) yang menggantikan posisi AKBP Yusantiyo Sandhy, menghimbau/meminta kepada pelaku pembunuhan calon kades di Ogan Ilir untuk menyerahkam diri, AKBP Andi Baso : Pembunuhan Calon Kades Untuk Menyerahkan diri.
“Kami sedang melakukan penyelidikan. Namun saya mengimbau pelaku lebih baik menyerahkan diri,” kata Andi di Mapolres Ogan Ilir, dilansir dari Tribunnews, Sabtu, (23/7/2022). Dengan menyerahkan diri, maka proses penyidikan akan lebih cepat dan pelaku dapat terhindar dari konsekuensi hukum lebih berat.
“(Pelaku) datang saja (menyerahkan diri kepada polisi), mari kita bicara,” pinta Andi.
“Kenapa sampai melakukan perbuatan tersebut, sampai ada korban jiwa. Karena itu (korban) juga dulur kito,” imbuhnya.
Pria yang berpengalaman di bidang Propam ini mengungkapkan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi.
Saksi-saksi terutama istri dan ibu korban yang tinggal satu rumah dengan korban bernama Arpani (53 tahun) tersebut.
“Berdasarkan keterangan saksi, pelaku pakai penutup wajah. Kami akan ungkap kasus ini,” tegas Andi.
Kepada masyarakat, Andi meminta agar mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada polisi.
Dia juga meminta masyarakat tak buru-buru mengaitkan kasus pembunuhan calon kades dengan pemilihan kepala desa pada Oktober mendatang.
“Masih proses. Terkait dugaan-dugaan yang beredar, tentunya nanti akan kami umumkan berdasarkan hasil penyidikan,” terangnya.
*Red




