Dimabydina Mukena & Gift, Bisnis Kolaborasi Keterampilan dan Trendy Muslim

BAGI peminat atribut dan souvenir bernuansa Islami kini dapat diraih dan dicari dengan kemudahan serta gampang.

Bandar Lampung – BAGI peminat atribut dan souvenir bernuansa Islami kini dapat diraih dan dicari dengan kemudahan serta gampang. Pasalnya di Bandar Lampung tepatnya di Jalan Kartini (disamping SPBU Durian Payung) telah dibuka outlet Dimabydina Mukena & Gift, hari Sabtu (23 Juli 2022) telah dilakukan ‘Shop Opening’ gerai yang menyediakan perlengkapan sholat dan souvenir bernuansa Islami.

Selain itu juga Dimabydina Mukena & Gift juga menampung dan menerima aneka ragam pesanan busana muslim bagi kaum hawa.
Adalah Dina Romas – putri sulung dari pasangan H. Syafrin Romas (alm) dan Hj Hariyanti Syafrin yang dengan tekun dibarengi naluri bisnis nya yang tinggi membuka outlet tersebut.

Lebih dekat Dina Romas memaparkan barang dagangannya yang didominasi oleh perlengkapan sholat dan zikir ini terdiri dari ; mukena, tas mukena, kitab yasin, buku zikir, gaun muslim, tasbih, jilbab dan aneka souvenir ini ia tekuni sejak tahun 2021 yang lalu.

“Saat itu ada sebuah rumah saya di bilangan Rawa Laut (jln Kenangan No.18) Enggal dijadikan toko sederhana untuk merancang aneka ragam perlengkapan sholat dan parcel. Kemudian berkembang dengan souvenir sesuai dengan pesanan dan permintaan konsumen. Dan, hari ini saya buka ‘toko’ di lantai 2 ruko keluarga.

Akhirnya dengan bangga saya membuka usaha Dimabydina Mukena & Gift,” ujar Dina Romas saat perbincangan di sela-sela acara pemotongan tumpeng pertanda dimulainya pembukaan outlet ini.
Kak Dina (sapaan karib) pengusaha muda ini menjelaskan awal usahanya ketika dirinya melakukan travelling ke negara-negara Afrika dan Eropa yang didominasi oleh kaum muslim, disana dirinya melihat aneka perlengkapan sholat yang praktis tapi memiliki nilai seni yang tinggi.

“Seperti di Maroko, Kuwait, Arab Saudi, Paris dan negara Asia Tenggara lainnya. Umumnya mereka memakai mukena dari bahan sutera dan bahan yang lembut tapi efisien. Saat akan menggunakan hendak sholat dan selesai ibadah, pemakainya telah tersedia tas dan lipatan kecil, sehingga amat sangat mudah untuk merapihkannya kembali. Bahan-bahan nya pun enak untuk digunakan. Berangkat dari itulah saya praktekkan dan mulai berbisnis barang-barang tersebut,” ungkapnya.

Dina Romas pun menuturkan orang yang berjasa memberi dukungan dalam usahanya itu adalah tidak lain dan tidak bukan adalah ibunda tercinta.
“Mama ku yang memberi support dan selalu setia mendampingi ku, baik moril maupun materiil. Mama ‘kan’ telah berpuluh tahun menekuni dunia bisnis. Mama juga pernah menjadi Ketua IWAPI Lampung selama dua periode. Berbekal pengalaman itulah darah bisnisnya mengalir ke diri saya,” kata Dina Romas.

Di akhir perbincangan nya, dia menuturkan, tidak kata gagal bila kita berkeinginan dengan tekun.
“Keberhasilan itu harus dimulai dengan ketekunan dan ikhtiar. Dengan demikian keberhasilan hanya menunggu waktu saja,” ujar Dina mengunci perbincangan. (ONE’)