KABUPATEN SEMARANG – Suasana hangat penuh keakraban menyelimuti kawasan wisata Eling Bening, Ambarawa, Kabupaten Semarang, pada Minggu (5/7/2026). Ratusan alumni Sekolah Bintara Polisi Sukarela (SEBA Polsuk) Angkatan 1988/1989 Nusantara berkumpul dalam ajang Temu Kangen bertema “Menjalin Silaturahmi, Mempererat Persahabatan”. Acara ini menjadi wadah untuk memperkokoh persaudaraan yang telah terjalin selama hampir empat dekade.
Sejak pagi hari, para peserta dari berbagai daerah di Indonesia mulai berdatangan untuk melakukan registrasi dan menerima kaus kebersamaan angkatan. Panitia yang dipimpin oleh Agus Priyo Hatmoko memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan sarat nuansa kekeluargaan.
Acara dibuka secara resmi oleh pembawa acara Mas Subardo dan Mbak Nestri, dilanjutkan dengan doa bersama serta penyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya. Lagu-lagu kebersamaan juga dikumandangkan untuk membangkitkan kembali kenangan masa pendidikan para alumni.
Ketua Panitia, Agus Priyo Hatmoko, dalam sambutannya menegaskan bahwa reuni ini bukan sekadar ajang melepas rindu. Menurutnya, momen ini merupakan kesempatan strategis untuk memperkuat silaturahmi, menjaga komunikasi antarsesama alumni, serta mengenang perjalanan panjang pengabdian mereka sebagai anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Hal serupa disampaikan oleh Ketua SEBA Semarang Raya, Kompol Dr. Warijan, S.H., M.Ma. Ia mengajak seluruh alumni untuk terus menjaga kebersamaan, kekompakan, dan semangat pengabdian yang telah tertanam sejak masa pendidikan. “Ikatan persaudaraan antarsesama alumni merupakan modal sosial yang harus terus dirawat sebagai bagian integral dari pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah purnawirawan dan perwakilan senior, di antaranya Kombes Pol Tartono, S.H., M.B.A. yang mewakili alumni Pendidikan Khusus Intelejen (Polki), serta Kombes Pol (Purn.) Nyai Hasanah yang mewakili alumni Polisi Wanita (Polwan). Kehadiran para senior ini menjadi simbol kuatnya persatuan dan kekompakan dalam keluarga besar SEBA Polsuk Angkatan 1988/1989.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan beragam hiburan, termasuk penampilan Line Dance Polwan, alunan musik dari Nikizaku Cong Band, Teater Tari Warok Suremenggolo yang dibawakan oleh Agus Priyo Hatmoko bersama rekan-rekannya, serta aksi kekuatan fisik dari Agus Binaraga asal SPN Lido. Sesi foto bersama juga menjadi momen berharga untuk mengabadikan kebersamaan setelah puluhan tahun terpisah akibat penugasan di berbagai penjuru Indonesia.
Tidak hanya sebagai ajang reuni, kegiatan ini juga menghadirkan ruang apresiasi seni. Sebanyak 17 karya lukis milik perupa Asep Leoko dipamerkan kepada para peserta. Seniman tersebut juga mendemonstrasikan kepiawaiannya melukis secara langsung (on the spot) hingga menghasilkan sebuah karya bertema “Pesona Bahari Nusantara”, yang mendapat apresiasi tinggi dari alumni dan tamu undangan.
Selain itu, pelukis Heru Garsita membuka stan layanan sketsa wajah dan karikatur yang ramai dikunjungi peserta. Kehadiran kedua seniman tersebut memberikan warna tersendiri, menjadikan reuni tidak hanya sebagai sarana mempererat persaudaraan, tetapi juga ruang apresiasi terhadap seni dan kreativitas.
Suasana keakraban berlanjut dalam sesi ramah tamah dan makan siang bersama. Gelak tawa, berbagi kisah pengalaman selama bertugas, hingga nyanyi dan joget bersama menciptakan suasana penuh kegembiraan sekaligus membangkitkan nostalgia masa pendidikan di Sekolah Bintara Polisi Sukarela.
Mengusung semboyan “Lahir Satu, Kita Semua Saudara”, reuni ini menjadi pengingat bahwa ikatan yang terjalin sejak masa pendidikan tetap kokoh, meski para alumni kini telah memasuki masa purnatugas maupun masih aktif berkarya di berbagai bidang. Melalui kegiatan tersebut, keluarga besar SEBA Polsuk Angkatan 1988/1989 Nusantara berharap tali silaturahmi yang telah terjalin selama puluhan tahun terus terpelihara, membuktikan bahwa nilai-nilai persaudaraan, loyalitas, integritas, dan semangat pengabdian tetap hidup melampaui batas ruang, waktu, dan masa tugas. (Christina Saputro)




