LAMPUNG SELATAN – Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi jajaran pimpinan IIB Darmajaya yang diterima langsung oleh Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, S.T., M.B.A., di ruang kerja Bupati Kantor Bupati Lampung Selatan pada Selasa, (7/7/26).
Jajaran IIB Darmajaya terdiri dari Dekan Fakultas Ilmu Komputer Prof. Dr. Muhammad Said Hasibuan, M.Kom.; Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis Dr. Winda Rika Lestari, S.E., M.M.; dan Dekan Fakultas Desain, Hukum, Pariwisata, dan Teknologi Dr. Handoyo Widi Nugroho, S.Kom., M.T.I. Bupati Egi didampingi Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan Syaifulloh, S.Pd., M.Pd., Kepala Baperida Lampung Selatan Ir. Agustinus Oloan, S.T., M.T., M.Eng. Kepala Dinas Pariwisata Lampung Selatan Dr. I Nyoman Setiawan, S.E., M.M. dan bagian kerja sama Pemkab Lampung Selatan.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif dengan membahas berbagai peluang kerja sama strategis antara IIB Darmajaya dan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Audiensi ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi yang lebih terarah melalui penyusunan roadmap kerja sama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, kedua belah pihak membahas penyusunan roadmap kerja sama sebagai pedoman pelaksanaan berbagai program kolaboratif di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan sumber daya manusia, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Selain itu, Dekan Fakultas Ilmu Komputer IIB Darmajaya Prof. Dr. Muhammad Said Hasibuan, M.Kom. menyampaikan kesiapan akademisi untuk berkontribusi dalam program Desa Helau, sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Keterlibatan dosen dan mahasiswa diharapkan mampu memberikan pendampingan berbasis riset dan inovasi guna mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan.
Poin penting lainnya yang menjadi pembahasan adalah pendampingan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Lampung Selatan. Melalui kompetensi yang dimiliki civitas academica, IIB Darmajaya siap mendukung peningkatan kapasitas UMKM mulai dari aspek digitalisasi usaha, pemasaran, pengelolaan keuangan, hingga pengembangan bisnis agar lebih kompetitif.
Sejalan dengan perkembangan transformasi digital, IIB Darmajaya juga menawarkan program pelatihan Coding dan Artificial Intelligence (AI) bagi guru di Kabupaten Lampung Selatan. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kompetensi tenaga pendidik dalam menghadapi tantangan pembelajaran berbasis teknologi sekaligus mempersiapkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan era digital.
Tak hanya itu, audiensi juga membahas rencana pelatihan Data Analytics dan Business Intelligence bagi aparatur maupun sumber daya manusia di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan. Pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan analisis data dalam mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat, efektif, dan berbasis data.
Hal senada ditambahkan Dekan FDHPT Dr. Handoyo Widi Nugroho, S.Kom., M.T.I. menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab untuk hadir memberikan solusi atas berbagai tantangan pembangunan daerah melalui kolaborasi yang berkelanjutan.
“IIB Darmajaya berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam pengembangan sumber daya manusia, transformasi digital, dan pemberdayaan masyarakat. Kami berharap roadmap kerja sama yang disusun nantinya dapat melahirkan berbagai program yang berdampak langsung bagi kemajuan Lampung Selatan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama, S.T., M.B.A. menyambut baik inisiatif kerja sama yang ditawarkan IIB Darmajaya. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi sangat penting dalam menghadirkan inovasi, meningkatkan kualitas SDM, serta mempercepat pembangunan daerah.
Melalui audiensi ini, diharapkan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan IIB Darmajaya dapat segera diwujudkan dalam berbagai program konkret yang mendukung peningkatan kualitas pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat, transformasi digital, serta pembangunan daerah yang berkelanjutan. “Segera dapat dilakukan implementasi dalam pembahasan roadmap sehingga tidak hanya menjadi formalitas dokumen semata,” pesannya. (**)




