Lampung Utara – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 tahun 2026, Polsek Bukit Kemuning memilih merayakan momentum bersejarah itu dengan cara yang sarat makna. Bukan sekadar seremoni, melainkan menghadirkan ruang kebersamaan melalui lantunan sholawat, doa, dan silaturahmi yang menyatukan aparat kepolisian dengan para ulama serta masyarakat.
Suasana religius menyelimuti Halaman Mapolsek Bukit Kemuning, Lampung Utara, Rabu malam (1/7/2026). Sejak pukul 19.40 WIB, ribuan doa mengalun dalam kegiatan bertajuk “Polsek Bukit Kemuning Bersholawat”, yang menjadi simbol ikhtiar membangun keamanan tidak hanya melalui penegakan hukum, tetapi juga dengan memperkuat nilai-nilai spiritual dan kedekatan sosial.
Sebagai tuan rumah, Polsek Bukit Kemuning menggandeng para ulama, kyai, pengurus Nahdlatul Ulama (NU), GP Ansor, pimpinan pondok pesantren, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat. Pelaksanaan kegiatan yang diketuai Hi. Agung Satriawan itu menjadi wadah mempererat sinergi antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat.

Sekitar 800 jemaah memadati lokasi acara. Hadir mewakili Kapolres Lampung Utara, Wakapolres Kompol Yohanis, S.H., M.H., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Lampung Utara. Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Lampung Utara Heriyanto, S.E., Kapolsek Bukit Kemuning AKP Riky Nopariansah, S.H., M.H., unsur Koramil, Camat Bukit Kemuning, Camat Abung Tinggi, para kepala desa, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Panitia, Kapolsek Bukit Kemuning, dan Wakapolres Lampung Utara. Momentum syukur atas perjalanan pengabdian Polri ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolsek AKP Riky Nopariansah, yang kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu sebagai wujud kepedulian sosial.
Nuansa kebersamaan semakin terasa ketika KH. Imam Syafi’i, penceramah asal Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, menyampaikan tausiah yang mengajak seluruh hadirin memperkuat persaudaraan, menjaga persatuan, dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai fondasi dalam kehidupan bermasyarakat.

Memasuki puncak acara, ribuan jemaah larut dalam lantunan sholawat yang dipimpin Al Habib Muhammad Mahali Assegaf dan Al Habib Abdurrohman bin Hasan Al Hadad, diiringi tabuhan hadroh Persada Al ‘Ala. Irama sholawat yang menggema di halaman Mapolsek menjadi gambaran eratnya hubungan antara Polri dan masyarakat dalam bingkai ukhuwah serta semangat menjaga keamanan bersama.
Di balik khidmatnya kegiatan, Polsek Bukit Kemuning juga memastikan seluruh rangkaian berlangsung aman. Seluruh personel diterjunkan untuk melakukan pengamanan di area kegiatan dan kantong-kantong parkir guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, termasuk pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Hingga acara berakhir, seluruh rangkaian berlangsung tertib, aman, dan lancar. Melalui “Polsek Bukit Kemuning Bersholawat”, peringatan HUT Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi perayaan institusi, tetapi juga momentum memperkuat kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat, bahwa menjaga keamanan merupakan tanggung jawab bersama yang dibangun melalui kepercayaan, kepedulian, dan nilai-nilai spiritual. (Nai)




