Cafe Penista Agama Ditutup, Susatyo: Polisi Tetapkan 6 Tersangka Dalam Promosi Iklan

SumateraPost.co | Bogor – Dampak peluncuran program promo minuman beralkohol gratis bagi mereka yang bernama Muhammad dan Maria di Cafe Holywings. Sejumlah mayarakat mendatangi cafe tersebut dan mengancam Walikota Bogor Bima diminta mengundurkan diri bila tak mampu menutup cafe tersebut.

Ratusan umat islam keluarkan nada protes atas promosi gila gilaan yang dilancarkan cafe Holywing. Mereka menuntut agar pemerintah segera penutupan pada Cafe tersebut, dan manajemen meminta maaf pada seluruh umat Islam.

”Ini sudah jelas tindakan penistaan kepada umat Islam. Nama Muhammad dijadikan nama promo minuman beralkohol,” ungkap sejumlah pendemo dilokasi, Sabtu, (25/06/2022).

Baca Juga :  Kasad Panen Jagung di Sukabumi, PT Wilton Berikan Dukungan dan Apresiasi

Para pendemo geram atas program promo cafe Holywing minum beralkohol gratis bagi mereka yang bernama Muhammad dan Maria di Cafe tersebut.

”Lebih baik turun dari jabatan Walikota Bogor, jika tidak berani menutup Cafe penista agama ini,” tutur mereka.

Hadil pantauan, Forkopimda Kota Bogor melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke eks Holywings di Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur, pada Sabtu 25 Juni 2022 siang.

Ditemukan minuman keras (miras) tersimpan di gudang bagian belakang outlet Elvis. Miras tersebut diiklankan oleh Holywings di Jakarta dalam promosi Miras Gratis bagi mereka yang bernama Muhammad dan Maria sangat melukai hati umat Islam atas promo tersebut.

Baca Juga :  Kasad Panen Jagung di Sukabumi, PT Wilton Berikan Dukungan dan Apresiasi

Atas temuan tersebut Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor langsung menyegel outlet Elvis eks Holywings dan seluruh areanya. Penyegelan dilakukan Walikota Bima Arya didampingi Kapolresta Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro dan Dandim 0606 Letkol Inf Ali Akhwan.

”Pemkot Bogor memberikan tindakan tegas dan menjatuhi sanksi sesuai aturan Perda terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan Elvis eks Holywings ini,” ungkap Bima kepada awak media.

”Elvis yang berafiliasi dengan Holywings Jakarta ini, akan disegel dalam jangka waktu 14 hari kedepan dan dibekukan IMB nya,” tegas Bima.

Baca Juga :  Kasad Panen Jagung di Sukabumi, PT Wilton Berikan Dukungan dan Apresiasi

Sementara Kapolresta Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan jajaran Polres Metro Jakarta Selatan. Dalam kasus ini telah ditetapkan 6 tersangka dalam promosi iklan Miras gratis dari Holywings.

Susatyo mengatakan, pihaknya geram karena ditemukan penjualan miras diatas 5 persen di outlet Elvis eks Holywings tersebut.

“Elvis ini tidak mematuhi aturan karena berjualan miras diatas 5 persen. Kami mendukung penutupan, penyegelan hingga nanti pencabutan IMB nya,” tegas Susatyo. (Den)