Doffie, Menghimbau Masyarakat Agar Tidak Terpengaruh Insiden BBD Astana Anyar

Sumaterapost.co | Lampung Tengah – Menindak lanjuti instruksi Kapolda Lampung Irjen Pol. DR. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., agar seluruh jajaran untuk semakin memperketat pola pengamanan pasca adanya insiden Bom Bunuh Diri (BBD) yang terjadi di Polsek Astana Anyar, Polrestabes Bandung, Polda Jawa Barat.

Pasca insiden tersebut, Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya, S.I.K., M.Si., Kamis 8/12 mulai meningkatkan tingkat pengamanan prioritas pada akses masuk Markas Komando Polres Lampung Tengah, dan menghimbau agar masyarakat tidak ikut – ikut dalam menyebar luaskan foto atau video mengenai kondisi terduga pelaku maupun korban akibat bom bunuh diri tersebut.

“Terprediksi, jika foto-foto maupun video aksi bom bunuh diri itu disebar luaskan, maka tujuan terduga pelaku teror menjadi tercapai, yaitu menciptakan situasi yang berdampak kecemasan ditengah – tengah masyarakat,” tegas Kapolres.

Lebih lanjut Doffie Fahlevi ini menekankan agar masyarakat tetap tenang dan tidak perlu risau atau menjadi khawatir terhadap kejadian tersebut, untuk para pengguna media sosial, agar bijak dalam meng ‘share’ gambar, dan untuk tidak menyebar luaskan foto-foto yang berkaitan dengan kondisi pelaku bom bunuh diri.

Pasca kejadian bom bunuh diri ini, Kapolres Lampung Tengah menegaskan, bahwa pihaknya dengan para jajaran tetap menjalankan pelayanan sesuai dengan standar operasional prosedur (S0P) kepada masyarakat, namun setidaknya atas kejadian ini, intensifitas dan efektivitas melalui pengecekan secara ketat akan terus dilakukan, setixaknya untuk peningkatan dalam kewaspadaan.

“Mulai saat ini, terlihat Pos Penjagaan pintu masuk Markas Komando Polres Lampung Tengah, para anggota dengan bersenjata lengkap, intens mengawasi setiap tamu yang datang, setiap tamu yang datang juga akan diperiksa secara ketat oleh Anggota Sat Samapta baik orangnya maupun barang yang akan dibawanya,” tegasnya.

Kewaspadaan dan Peningkatan pola pengamanan ini, merupakan langkah cepat pihak Polres Lampung Tengah dalam mengantisipasi setiap peristiwa yang sama terutama diwilayah hukumnya, dan pihaknya akan tidak pernah berhenti, menghimbau masyarakat dalam mewaspadai penyebaran paham – paham radikal yang mengatas namakan agama.

“Saya berharap agar masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi, tidak terpengaruh, tidak terpancing dengan ‘ulah – ulah’ yang akan menyesatkan, karena sesungguhnya paham radikal itu tidak mewakili suatu agama dan bahkan paham itu sangat dilarang dalam agama, karena itu mari kita hindarinya, termasuk Terorisme adalah jelas sebagai musuh kita bersama, “pungkas Kapolres.

 

 

(Ganda)


Posted

in

by

Tags: