Dua Anggota Komplotan Begal di Binjai Diringkus Polisi

Sumaterapost.co | Binjai – Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Binjai Utara mengamankan dua pemuda anggota komplotan begal yang sempat beraksi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara, Kota Binjai, Sumatera Utara, pada Minggu, (07/08/2022) dini hari.

“Ada dua pelaku begal yang kita amankan kemarin. Saat ini mereka masih ditahan di Mapolsek Binjai Utara,” ungkap Kapolres Binjai, AKBP Ferio Sano Ginting, melalui Kasi Humas, Iptu Junaidi, dalam keterangannya kepada wartawan, Senin, (08/08/2022) pagi.

Junaidi mengatakan, kedua pelaku begal tersebut diamankan Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Binjai Utara pada Minggu, (7/8) pagi, sekira pukul 05.30 WIB, atau beberapa jam setelah melakukan aksi perampasan sepeda motor seorang remaja di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara.

Kedua pelaku teridentifikasi berinisial ZAY (18), seorang pelajar SMA, warga Jalan Pangeran Diponegoro, Kelurahan Rambung Dalam, Kecamatan Binjai Selatan, dan RAH (21), seorang pemuda pengangguran, warga Jalan Bunga Wijaya Kesuma, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara.

Baca Juga :  Pasca Kandaskan Maja Ilak di Piala BONAS CUP, Darma Wijaya Puji Penampilan PS Sergai

“Pelaku berinisial ZAY diamankan Polsek Binjai Utara setelah sempat diamuk massa tidak jauh dari lokasi kejadian. Sedangkan rekannya RAH ditangkap di Jalan Tengku Amir Hamzah, Gang Sahli, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Binjai Utara,” ungkapnya.

Menurut Junaidi, kasus kejahatan oleh komplotan ini terjadi sekira pukul 03.00 WIB. Awalnya korban yang berinisial MAA (17), warga Jalan Flores, Kelurahan Kebunlada, Kecamatan Binjai Utara, tengah duduk santai bersama dua temannya di depan Toko BD Ponsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Binjai Utara.

Secara tiba-tiba, puluhan pemuda yang berboncengan mengendarai sepeda motor datang menghampiri kios penjualan pulsa terkait, sembari mengacung-acungkan senjata tajam ke arah korban dan kedua temannya.

“Karena takut dilukai para pelaku, korban bersama kedua temannya bergegas masuk dan berlindung ke dalam kios pulsa tersebut,” terang Junaidi.

Seketika itu para pelaku mengambil paksa satu dari tiga sepeda motor yang terparkir di depan kios penjualan pulsa dan pergi meninggalkan lokasi kejadian. Diketahui bahwa sepeda motor yang dirampas para pelaku adalah kendaraan roda dua milik korban MAA jenis Honda Scoopy merah BK 3898 RBC.

Baca Juga :  Anggota DPRD Sumut Dimas Tri Adji Beri Bantuan Pendidikan dan Biaya Rehab Mushola

Beruntung menurut Junaidi, salah satu pelaku begal berinisial ZAY berhasil diamankan Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Binjai Utara sesaat setelah remaja itu ditangkap dan diamuk massa tidak jauh dari lokasi kejadian.

Berbekal keterangan ZAY, giliran polisi menangkap satu pelaku begal lainnya berinisial RAH, usai disergap di Jalan Tengku Amir Hamzah, Gang Sahli, atau tidak jauh dari rumahnya.

Usai ditangkap, kedua pelaku diamankan petugas menuju Mapolsek Binjai Utara, berikut barang bukti dua senjata tajam jenis klewang dan celurit, serta tiga sepeda motor, terdiri dari Honda Vario biru tanpa plat nomor kendaraan, Honda Beat hitam BK 5975 RBE, dan Honda Scoopy merah BK 3809 RBC.

Baca Juga :  Erwin Pidi S.Ag Resmi Dilantik Menjabat Kepala Sekolah MTS Al Wasliyah 16 Perbaungan

“Mereka berdua dijerat Pasal 365 Subs 363 juncto 55, 56 dari Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Subs Undang-Undang Darurat Nomor: 12 Tahun 1951, atas sangkaan melakukan pencurian dengan kekerasan dan kepemilikan senjata tajam,” pungkas Junaidi.

Lebih jauh Junaidi mengakui, personel gabungan dari Satreskrim Polres Binjai dan Unit Reskrim Polsek Binjai Utara masih terus menelusuri idetitas dan keberadaan para pelaku begal lainnya, yang diduga masih satu komplotan.

Apalagi beberapa saat sebelum beraksi di Jalan Perintis Kemerdekaan, komplotan begal ini diketahui sempat menggelar konvoi mengendarai sepeda motor melintasi Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Binjai Kota, sambil membawa dan mengacung-acungkan berbagai jenis senjata tajam.

“Pastinya kasus ini masih terus kita dalami lagi. Sebab kita juga ingin mencari tahu, apakah mereka ini pernah melakukan aksi kejahatan serupa di tempat lain di wilayah hukum Polres Binjai ataupun di daerah lain di luar Kota Binjai,” ujar Junaidi. (andi)