FKUB Kecamatan Gadingrejo Dibentuk

Sumaterapost.co | Pringsewu – Kerukunan umat beragama di negara kita, harus tetap utuh sesuai dengan Dasar Negara Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika, inilah yang melandasi Unsur Pimpinan Kecamatan serta tokoh agama Kecamatan Gadingrejo membentuk Forum Kerukunan Umat Beragama, pada Sabtu, (22/1) di Aula Kecamatan setempat.

Camat Sukoharjo, Drs. Joko Hermanto. M. M, mengatakan, dengan dibentuknya FKUB ini guna memfasilitasi atau sebagai fasilitator dan mediasi jika ada gesekan-gesekan permasalahan yang menyangkut agama, disamping itu sebagai forum silahturahmi menjaga keutuhan Bhinneka Tunggal Ika. Ujar Drs. Joko Hermanto.

Sementara itu, Komandan Rayon Militer 424 – 07/Gading Rejo, Kapten Redi Kurniawan dalam arahannya pada pembentukan FKUB Kecamatan Gading Rejo, mengatakan, pentingnya FKUB diantaranya, sebagai ajang silaturahmi kerukunan umat beragama, mengingat Kondisi kehidupan keagamaan di Kecamatan Gadingrejo diwarnai dengan keberagaman umat beragama.

Baca Juga :  Dr. Bustami Zainudin Apresiasi DPK IARMI Pringsewu

“Kita sudah terbiasa hidup berdampingan antar umat beragama secara damai dalam semangat kesatuan Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Kapten Inf Redi Kurniawan.

Lebih lanjut, Danramil Gadingrejo, yang akrab dengan para aktivis pemuda ini mengatakan,namun jika sikap menerima perbedaan saja tanpa pemahaman yang mendalam akan hakikat sesungguhnya dari perbedaan itu ternyata masih rentan terhadap konflik.

“Biasanya dilatari kepentingan individu maupun kelompok dan kepentingan politik maupun ekonomi dengan memanfaatkan sentimen dan simbol-simbol keagamaan sebagai pemicu terjadinya konflik. Untuk itu, perlu dilakukan dialog tentang pengembangan Wawasan Multikultural melalui Sosialisasi Forum Kerukunan Umat Beragama,” jelasnya.

Baca Juga :  Kepsek di Kabupaten Pringsewu 3 Bulan Lagi Pensiun, Dilantik Jadi Kepala Sekolah

Sambungnya, penyuluhan kerukunan beragama ini diharapkan semakin merukunkan kehidupan antar umat beragama.
”Kami minta saling menjaga toleransi meski berbeda agama dan keyakinan. Semua harus saling menghormati dan menjaga kedamaian.Mari jaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ajaknya.

Senada para warga berharap Silaturahmi Kerukunan Umat Beragama bisa dipahami karena pertemuan ini bertujuan untuk menjaga kerukunan antar dan intern umat beragama.

Memeluk agama adalah hak setiap warga negara dan dilindungi oleh undang-undang (UU). Oleh karena itu masyarakat harus menjaga hubungan umat beragama dengan cara toleransi, jangan perbedaan keyakinan membuat perpecahan. Perbedaan harus disikapi dengan baik melalui persatuan dan kesatuan.

Kapten Inf Redi Kurniawan juga mengimbau, pengurus FKUB agar melakukan pendataan rumah ibadah dan pemeluk umat beragama secara menyeluruh, serta aturan-aturan pendirian rumah tempat ibadah.

Baca Juga :  IP-WK: Drs. FX. Siman Silahturahmi di Kandang Banteng

“Karena pembentukan karakter anak-anak dimulai dari pendidikan agama baik formal maupun informal dan sekolah wajib menyediakan tempat ibadah serta guru agama untuk memberikan pemahaman secara detail termasuk soal keberagaman di Indonesia,” sebutnya.

“Persoalan agama itu sangat sensitif. Jadi jangan kita melihat bagaimana perbedaan dalam kehidupan beragama. Kita harus melihat mereka, sebagai orang Indonesia dan Pancasila. Jadi, mari kita jaga kerukunan beragama, kalau tidak kita, siapa lagi,” ujar Kapt. Redi Kurniawan.

“Kepala Kesbangpol Pringsewu, Sukarman, apresiasi kepada kecamatan Gadingrejo yang membentuk FKUB tingkat kecamatan, sebagai ajang silahturahmi antar tokoh agama khususnya di Kecamatan Gadingrejo,” ujar Sukarman. (Andoyo)