Gegara Gas Air Mata, Bayi 4 Bulan Meninggal Dunia di

Sumaterapost.co Makassar Sulsel, -Penyakit masyarakat kembali terjadi di dua Kelurahan, antara Kelurahan Bunga Eja Beru dan Kelurahan Bontoala. akibat perang kelompok antar warga. Bayi Umur 4 Bulan meninggal Dunia.

Almarhum Almusabil Bay (Lk) Umur (4) Bulan meninggal, Dikarena sesak nafas akibat dari tembakan Gas Air Mata aparat kepolisian yang di arahkan dikerumunan massa yang sedang perang kelompok yang tidak jauh dari rumah almarhum Almusabil.

Hasnia (Pr) Umur (38) Tahun ibu dari almarhum almusabil (Lk) Bay Umur 4 Bulan Mengatakan, kejadian perang kelompok antar warga di mulai dari hari Jum’at, 01/10/2021 dan berlanjut hari Rabu, 11/10/2021 Malam Pukul 19:30 Wita. dan perang kelompok di lanjut lagi sampai tengah malam. ” Kata Hasnia

Lanjut Hasnia, saya ini masih berduka di tinggal mati suami baru-baru ini, yang belum 40 hari Karena sakit. kini anak saya lagi yang meninggal akibat perang kelompok antar warga. saya ini jualan sementara anak bay saya ada didalam rumah di atas Ayunan, karena Asap gas air mata semakin banyak dan masuk kerumah. dan tidak tahan pedisnya gas air mata yang penuh dalam rumah

saya cepat larikan Anak saya Ke atas loteng bersama Bay saya dan di atas lotengpun penuh asap gas air mata. dan anak saya sudah terjebak dalam rumah saya. terjebak dalam satu keluarga, juga anak saya punya riwayat sakit jantung.

Jadi saya sempat larikan keatas dan di atas juga banyak asap gas air mata, kemudian anak saya kipas-kipas dan anak saya sudah dalam keadaan tersendat-sendat, dan batuk. Pukul 02:15 pagi akhirnya anak saya meninggal Selasa, 12/10/2021, ” Ujar Hasnia

saya juga mau keluar ibu saya juga ada di atas loteng.dengan terpaksa saya berteriak meminta tolong, tapi tetangga juga masing-masing lari menyelamatkan diri, jadi saya dan Empat anak saya yang tua untuk mengambil adiknya juga tidak tahan batuk dan pedisnya gas air mata dan bertahan dan menunggu sampai gas air mata hilang di tiup angin. ” Ucap Hasnia.

Laporan : Sahrul
Sumber : Hasnia