Hebat! Kota Semarang Kini Punya Taman Parkour

Walikota Semarang Hendrar Prihadi dan CEO Marimas Harjanto Halim foto bersama dari tim Marifood Grup (Christian Saputro)

Semarang – Semarang semakin hebat!. Semarang kini punya Taman Parkour satu-satunya di Jawa Tengah. Walikota Semarang Hendrar Prihadi dan CEO Marimas Harjanto Halim meresmikan. Taman Marimas Parkour, di Kawasn Lamper Tengah, Semarang, Senin (15/8/2022).
Taman Parkour yang dibangun Pemerintah Kota Semarang didukung produsen minuman serbuk Marimas melalui PT. Marimas Putera Kencana.

Marifood Group tak kurang menggelontorkan dana sekira 350 juta untuk taman yang mewadahi kegiatan olahraga ekstrem parkour yang pertama di Jawa Tengah ini. Taman Parkour ini dibangun di tanah milik Pemkot Semarang dibangun dengan dana Corporate Sosiial Responbility (CRS) PT. Marimas Putera Kencana.
Walikota Hendrar Prihadi dalam sambutannya mengatakan, sangat mengapresiasi langkah yang dilakukan PT Marimas, ada dua point dalam peresmian Taman Parkour ini. Pertama, Taman Parkour ini dibangun lewat CSR, melalui konsep bergerak bersama.

Presiden Parkour Indonesia Aldiansa menunjukan kebolehan beraksi Parkour . (Christian Saputro)

“Kami punya tanah, Marimas punya anggaran, dan ada komunitas parkour yang memiliki talenta. Kemudian bergabunglah ketiganya, dan jadilah sebuah lapangan yang bisa dipakai untuk teman-teman parkour yang merupakan bantuan dari PT Marimas. Mereka bisa berlatih skill pada gilirannya nanti bisa ikut bertanding pada event-event baik nasional maupupun Internasional,” papar Hendi panggilan karib Walikota.

Yang kedua, sambung Hendi, taman ini sebagai alternatif penyediaan ruang terbuka hijau, lahan untuk masyarakat, dan tempat berkumpulnya anak-anak muda untuk saling bersilaturahmi,berkegiatan positif untuk dikembangkan.

Sedangkan Lapangan yang ada didesain khusus untuk teman-teman yang mempunyai talenta parkour, agar bisa lompat-lompat dengan ketinggian yang tidak semua orang bisa.

“Saya berharap fasilitas yang Taman Parkourdan lingkungan ini dijaga bisa dirawat dengan baik. Karena kalua fasilitas dirawat tentunya bisa lebih awet,” tandas Hendi.

Sementara, Direktur PT Marimas Putra Kencana, Harjanto Halim menyampaikan, Kota Semarang membangun Taman Parkour dari dada CSR mempunyai tujuan karena Taman Marimas Parkour ini bisa menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda, terutama untuk komunitas parkour.

Pada kesempatan itu, Harjanto berharap, langkah yang dilakukan pihaknya bisa diikuti oleh perusahaan-perusahaan lain yang juga sudah berkiprah di Kota Semarang.

“Semoga langkah kita diikuti oleh perusahan-perusahaan lain yang sudah berkiprah di Kota Semarang, dan merasakan manfaatnya,” ujar Harjanto.

Ditambahkannya, dengan ikut bekerja sama membangun fasilitas umum manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. “Mudah-mudahan dari perusahaan lain ada yang ikut bersumbangsih. Tidak harus perusahaan besar,apalagi mengingat di Kota Semarang juga banyak taman yang rusak dan perlu dihidupkan kembali,” imbuh Harjanto.

Harjanto menambahkan Taman Parkour ini luasnya 500 m2, selain untuk anak-anak muda menyalurkan hobi olahraga parkour sekaligus ada lintasan skateboard, inline skate dan semacamnya yang bisa dipakai anak-anak muda kumpul bersoasialisasi.

Secara terpisah, Presiden Parkour Indonesia Aldiansa Respati menyampaikan bahwa dengan diresmikannya Taman Marimas Parkour ini kini komunitas Parkour di kota Semarang memiliki tempat terpusat untuk latihan parkour yang juga bisa digunakan untuk olahraga lainnya.

“Selama ini latihan kami berpindah pindah anatara lain, di Taman Indonesia Kaya. Dan terakhir di Tri Lomba Juang. Anggota Komunitas Parkour di Semarang cukup banyak tetapi tidak diketahui pastinya karena selama ini tidak ada tempat latihan bersama yang khusus, ” kata Aldiansa.

Dalam waktu dekat, lanjut Aldiansa, karena tamanParkour ini lokasinya dekat sekolah-sekolah, tentunya kami akan melakukan sosialisasi. “Dulu kami sempat melakukan mahasiswa yang hobi parkour melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM). Intinya siapa pun yang mau belajar Parkour silahkan kemari, kami akan bombing,” sambung Aldiansa.

Aldiansa juga berharap dengan adanya Taman Marimas Parkour ini komunitas parkour menjadi lebih berkembang dan terkoordinasi lebih baik lagi. Sehingga atlet parkour kota Semarang bisa membukukan prestasi dan mengharumkan nama kota Semarang kelak. (Christian Saputro)