HUT Kec. TBT Ke-77 Yang Bertema Satu Dalam Keberagaman

Sumaterapost.co | Tubaba – Puncak Acara Peringatan Hari Jadi Kecamatan Tulang Bawang Tengah, Kabupaten Tulang Bawang Barat sangatlah meriah dengan diadakan karnaval budaya yang diisi berbagai kebudayaan yang berasal dari berbagai tiyuh(desa) di kecamatan setempat termasuk kesenian barongsai ikut memeriahkan hari jadi Kecamatan TBT yang 77 tahun yang bertemakan “Satu dalam keberagaman”.

Kecamatan TBT awalnya berasal dari Asisten kewedanaan tahun 1945, lalu berubah pada tahun 1952 menjadi kecamatan Panaragan, lalu pada tahun 1972 menjadi Kecamatan Tulang Bawang Tengah. Puncak acara di gelar di lapangan Merdeka Kelurahan Panaragan Jaya Tubaba, dengan meriah dan tetap mematuhi Protokol Kesehatan, Rabu (23/3/2022).

Rangkaian acara peringatan tersebut di mulai pada Senin 21 maret 2022 di adakan peppung tiyuh (musyawarah desa) dan di lanjutkan pepung marga (musyawarah marga). Selanjutnya pada Selasa 22 maret begawi adat magowpak marga Tegamoan yaitu acara turun di way dan cakak pepadun dan pemberian gelar Suttan kepada 19 Kepalo Tiyuh, 2 Lurah dan satu Camat serta menjadikan tiyuh eks transmigrasi menjadi tiyuh adat.

Baca Juga :  Diduga Kampung Adi Warna Brantasena Mengoplos Minyak Mentah

Hendarwan gelar Settan Jaya Sampurna, sebagai ketua Panitia HUT TBT sekaligus sebagai Kepalou Tiyuh Pulung Kencana menjelaskan, “dalam acara Begawi dan pengangkatan gelar Settan ini, mengenai biayanya adalah hasil musyawarah dan mufakat dari 22 orang yang akan di beri gelar Suttan, dan hasil musyawarah tersebut maka biayanya adalah sum-suman dengan menggunakan uang pribadi dan sepeserpun tidak menggunakan dana dari Pemerintah atau Dana Desa,” jelasnya.

Acara di meriahkan dengan pemotongan Nasi tumpeng yang di lakukan Camat Tulang Bawang Tengah, serta perayaan di hadiri Anggota DPRD Tubaba, Dandim, Forkopimda, para camat, tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Serta para tamu undangan.

Dalam sambutannya, Camat Kecamatan Tulang Bawang Tengah Tubaba Nasaruddin yang di wakili Ketua Pederasi adat Megowpak Tubaba Hi. Herman Arta, mengucapkan terima kasih kepada seluruh Kepalou Tiyuh se Kecamatan Tulang Bawang Tengah serta pihak-pihak lain yang telah ikut mensukseskan acara ulang tahun Tulang Bawang Tengah.

Baca Juga :  Diduga Kampung Adi Warna Brantasena Mengoplos Minyak Mentah

“Saya mengucapkan banyak-banyak terima kasih kepada seluruh jajaran Kepalou Tiyuh se-Kecamatan Tuba Tengah serta seluruh yang sudah membantu dan berpartisipasi dalam pelaksanaan acara ulang tahun Tuba Tengah yang ke-77 sampai semeriah ini, dan pengangkatan 22 orang muwarey dengan gelar Suttan di dalam pepadun Settan Bintang Marga, yang mana acara ini mutlak dari kegotong Royongan Kepalou Tiyuh yang ada di Tulang Bawang Tengah,” ungkapnya.

Lanjutnya, semoga kedepan Kecamatan Tulang Bawang Tengah ini bisa lebih maju dan bisa membawa nama baik Kabupaten Tulang Bawang Barat Bumi Ragem Say Mangi Waway ini, dengan Moto Nemen Nedes Nerimo (NENEMO).

Sementara Bupati Hi.Umar Ahmad yang hadir pada acara tersebut, sangat mengapresiasi kegiatan HUT ke-77 Kecamatan Tulang Bawang Tengah dan berpesan kepada Camat se-Kabupaten Tubaba agar bisa mengadakan HUT juga seperti Tulang Bawang Tengah ini.

“Saya sangat mengapresiasi HUT Tulang Bawang Tengah ini, semoga Tulang Bawang Tengah ini kedepan bisa lebih maju lagi. Saya ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah ikut menyukseskan acara ini dengan baik,” ungkapnya.

Baca Juga :  Diduga Kampung Adi Warna Brantasena Mengoplos Minyak Mentah

Ir. H. Umar Ahmad berharap, kepada seluruh masyarakat Tubaba, harus tetap Nemen, Nedes, Nerimo (NENEMO), dan Tulang Bawang Barat ini bukan sekedar sebutan saja, tetapi untuk menuju Tubaba ke masa depan.

“Saya juga harapkan kepada seluruh Kecamatan yang ada di Tubaba agar dapat mengikuti dan mencontoh Kecamatan Tulang Bawang Tengah untuk bisa melaksanakan kegiatan serupa di setiap Kecamatannya masing-masing dan dapat menjadikan seluruh tiyuh di Tubaba ini menjadi tiyuh adat,” kata dia.

“Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat Tubaba, karena pada tanggal 22 Mei 2022 ini saya dan pak Pauzi Hasan akan mengakhiri masa jabatan, kalau ada kesalahan dan kekurangan kami pada masa memimpin Tubaba ini, kami minta maaf yang sebesar – besarnya. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Tubaba khususnya TBT ini yang telah ikut mendukung kami di dalam mensukseskan program pembangunan di Tubaba ini,” tutupnya.

(Sir)