Isu Tolak Caleg Import, Ketua Gerak-NTB: Itu adalah Isu Primordial dan Tidak Sesuai Zaman

Ketua Gerak-NTB, Arsa Ali Umar.

Sumaterapost.co | NTB – Ditengah kembali mencuatnya wacana dan gerakan tentang penolakan caleg import di Provinsi Nusa Tenggara Barat mendapat tanggapan dari Ketua gerakan rakyat nusa tenggara barat (Gerak-NTB).

Arsa Ali Umar selaku Ketua GERAK-NTB menganggapi isu tersebut, saya kira teriakan beberapa kawan-kawan muda NTB tentang “TOLAK CALEG IMPOR” adalah bukan hanya saat ini, tapi bahkan di saat menjelang Pileg 2019 dulu pernah disuarakan.  

Baca Juga :  Menyambut Hut Bhayangkara,  Brigadir Agus Salim Intens Berbagi Kepada Disabilitas dan Lansia

“Tapi ternyata di Pileg 2019 membuktikan bahwa yang dikatakan caleg impor oleh mereka itu bahkan mendapatkan mandat dan kepercayaan suara rakyat paling tinggi,” katanya, Kamis (12/5/2022).

Apalagi sekarang, sebut bang Arsa, menjelang Pileg 2024 ini masyarakat sudah sadar, sudah bisa memilih dan memilah serta menilai mana DPR RI yang benar-benar berbuat untuk masyarakat dan wilayah Lombok atau NTB.

Baca Juga :  Sambut Hari Bhyangkara ke-76, Polres Loteng Gelar Upacara Ziarah di TMP Mandalika Praya

Contohnya Bang HBK yang mreka katakan dulu caleg impor ternyata stelah beliau jadi bisa membuktikan dirinya istiqomah dan konsisten berbuat dan mendedikasikan dirinya untuk masuk Lombok dan NTB. 

“Beliau sosok DPR telah banyak berbuat dengan konsisten dan istiqomah sebagai bentuk komitmen beliau terhadap masyarakat Lombok,” ungkapnya.

Diera digital ini memang sulit membendung persaingan dan kompetisi antara caleg yang dianggap lokal maupun yang dianggap import karena masyarakat akan semakin cerdas dan terbuka.

Baca Juga :  Menyambut Hut Bhayangkara,  Brigadir Agus Salim Intens Berbagi Kepada Disabilitas dan Lansia

“Sehingga pointnya bagi masyarakat adalah siapa yang memang benar-benar berbuat dan berkontribusi untuk masyarakat maka dialah yang layak dan pantas diberikan mandat rakyat,” sambungnya.

(Sopi)