Kakaknya Gadai HP, Adiknya Aniaya Korban

Sumaterapost.co | Terbanggi Besar – Jajaran Anggota Polsek Terbanggi Besar, Lampung Tengah, berhasil mengamankan pelaku penganiayaan JV alias Nando (18) warga Kampung Karang Endah, Terbanggi Besar, Lampung Tengah, yang sembunyi dirumah kosong, Rabu, (05/01).

Kapolsek Terbanggi Besar Kompol Made Silva Yudiawan, S.H, S.I.K., mewakili Kapolres Lampung Tengah AKBP Oni Prasetya, S.IK., menuturkan bahwa awalnya pelaku datang bersama dengan Rosi yang diketahui sebagai kakak pelaku kerumah Aris Setiyadi di Dusun III Kampung dan Kecamatan sama dengan alamat pelaku, setibanya pelaku dirumah tersebut telah ada seorang wanita yang bernama Riska, Selasa, (04/01) sekira jam 21.00 WIB.

Kemudian, Kapolsek yang baru beberapa hari naik pangkat ini, merincikan bahwa kakak pelaku Rosi bermaksud untuk mengadaikan hand phonenya, dan secara kebetulan Riska ini berminat serta hanya menyanggupi menerima gadaian sebesar Rp 500.000.- saja.

“Setelah ‘ngalor ngidul’ ngobrol, dan telah menerima dana sebesar Rp 500.000,- itu, sekitar Jam 01.00 WIB hari Rabu ( 05/01), dengan dalih akan menelpon seseorang, Rosi meminjam kembali HP tersebut, dan diberikan oleh Riska,” urai Kapolsek.

Setelah seolah akan telephone, Rosi minta agar Riska untuk menambah lagi uang sebesar Rp 500.000.- namun Riska tidak mau atau tidak menyanggupinya, karena Riska tidak memenuhi permintaan Rosi, maka Rosi berpamitan pergi serta membawa HP itu, dan meninggalkan pelaku JV alias Nando sebagai jaminan untuk tanda kepercayaan, karena HP tersebut dibawa Rosi.

“Nando dan Riska melanjutkan obrolan, yang belum jelas alasan serta sebab musababnya, ditengah obrolan yang sudah sampai tengah malam ini, JV alias Nando mengambil pisau dapur yang kebetulan memang berada diatas meja, dan menusukkan kearah pinggang belakang sebelah kiri, ditangan kanan dan juga mengenai dada sebelah kanan Riska, sementara Aris Setiyadi yang duduk tidak berjauhan dari keduanya, berusaha untuk memegang pelaku Nando, namun pelaku JV alias Nando langsung kabur,” tegas Made Silva Yudiawan.

Dalam kondisi yang kalang kabut, pada dini hari Rabu ( 05/01) sekira jam 02.30 WIB itu, Aris Setiyadi langsung menghubungi Polsek Terbanggi Besar, dan lalu ia bersama anggota polisi melakukan pertolongan terhadap korban dengan cara membawanya kerumah sakit Islam, dan sebagian anggota lainnya melakukan pencarian terhadap keberadaan pelaku, sehingga pelaku berhasil ditemukan dirumah kosong yang tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara.

“Dari kejadian ini, sebagai barang bukti polisi telah berhasil menyita 1 (satu) bilah pisau dapur warna pink, 1 (satu) buah baju daster warna coklat campur krem belang – belang yang saat itu dipakai korban, guna mempermudah proses penyidikan dan dari perbuatanya pelaku JV Als Nando akan dijerat dengan Pasal 351 ayat 2 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama 5 Tahun Penjara.“ Tegas Kapolsek“ (Ganda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here