Kalapas Gunung Sugih Serahkan Remsus Natal 2022 Kepada 7 Narapidana

Sumaterapost.co | GUNUNG SUGIH – Kepala Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Gunung Sugih, Denial Arief menyerahkan remisi khusus terhadap 7 orang narapidana yang sedang menjalani masa hukuman di Lapas Gunung Sugih, Lampung Tengah, remisi Natal tersebut, masing – masing 6 (enam) orang di antaranya mendapatkan remisi selama 1 bulan, dan yang 1 ( satu ) orang mendapatkan remidi selams 15 hari.

Di Hari Natal 2022 ini, para narapidana yang mendapatkan remisi adalah nara pidana dari kasus tindak pidana penyalah gunaan Narkotika, tindak Penipuan, dan tindakan Perlindungan Anak.

Baca Juga :  Lapas Gunung Sugih, Tahun ini Jadi Tuan Rumah Pelatihan Jasa Boga Bagi Pejabat, Staf, dan Warga Binaan Pemasyarakatan

“Ke 7 ( tujuh ) orang Narapidana di Lapas Gunung Sugih yang menerima remisi natal 2022 yang diserahkan di Gereja Oikumene Lapas Gunung Sugih ini, merupakan remisi khusus, karena remisi yang sejenis ini diberiksn disaat Hari Raya Keagamaan, seperti remisi di Hari Raya Natal, diberikan terhadap nara pidana yang beragama Kristen,” ujar Kepala Sub Seksi Registrasi bimbingan kemasyarakatan Lapas Gunung Sugih Faisal, Minggu, (25/12).

Baca Juga :  Lapas Gunung Sugih, Tahun ini Jadi Tuan Rumah Pelatihan Jasa Boga Bagi Pejabat, Staf, dan Warga Binaan Pemasyarakatan

Lebih lanjut dijelaskan Kepala Lapas Klas IIB Gunung Sugih Denial Arief, bahwa setiap Narapidana yang mendapat remisi apalagi remisi Khusus, yang bersangkutan harus telah memenuhi syarat – syarat yang sesuai dengan peraturan dan perundang – undangan, diantaranya selama narapidana tersebut menjalani hukuman harus berkelakuan baik, tidak pernah melanggar disiplin, aktif mengikuti kegiatan pembinaan selama didalam lingkungan Lapas, dan telah menjalani pidana minimal 6 bulan.

Baca Juga :  Lapas Gunung Sugih, Tahun ini Jadi Tuan Rumah Pelatihan Jasa Boga Bagi Pejabat, Staf, dan Warga Binaan Pemasyarakatan

“Penyerahan remisi secara simbolis dan serentak diseluruh Republik Indonesia ini, diharapkan dapat memberikan semangat bagi narapidana yang sedang menjalani sisa masa hukumannya, dan juga kedepan sekembalinya kelak ketengah – tengah masyarakat bisa menjadi insan yang tekun, taqwa, lebih baik serta bermanfaat bagi Keluarga dan Masyarakat,” pungkas Denial Arief.

 

 

(Ganda).