Kapolres Lamteng, Dalam Kurun Waktu 5 Hari, Pihaknya Mampu Tangkap 10 Pelaku Kejahatan

Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Falevi Sanjaya, pimpin konferensi pers. (Photo:GH)

Sumaterapost.co | Lampung Tengah – Kapolres Lampung Tengah, AKBP Doffie Falevi Sanjaya, S.I.K., M.Si., didampingi Kabag Ops Kompol HD. Pandiangan, S.H.,M.H., Kasat Reskrim AKP Edi Qorinas, S.H.,M.H., Kasat Res Narkoba AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata, S.I.K., dan Kasie Humas Polres Lampung Tengah AKP Syaidina Ali, memimpin Konferensi Pers di Mapolres setempat, Selasa 4/10, acara tersebut dalam rangka menyampaikan capaian pengungkapan kasus selama 5 (lima) hari terakhir, bahwa pihaknya telah berhasil mengamankan 10 (sepuluh) orang pelaku dari berbagai jenis kasus tindak pidana.

Kapolres menjelaskan, secara rinci bahwa baik dari Sat Reskrim maupun Sat Res Narkoba serta dari Polsek jajaran berhasil mengamankan 10 orang pelaku berikut barang bukti, Sat Reskrim dan Polsek jajaran berhasil mengamankan lima orang pelaku dari perkara, 1 (satu) kasus tindak pidana pembunuhan di Selagai Lingga, 1 (satu) kasus pencurian dengan pemberatan (curat) di Anak Tuha,1 (satu) kasus pencurian dengan kekerasan (curas) di Terusan Nunyai dan 1 (satu) kasus tindak pidana pencabulan terhadap anak dibawah umur di Bangun Rejo.

Baca Juga :  Doffie, Penyerangan Diduga Provokasi Tertentu Terhadap Penangkapan Pelaku Penyalahgunaan Narkoba

“Pelaku pembunuhan di Selagai Lingga, berhasil ditangkap ketika ia berusaha untuk kabur ke Pulau Jawa, sebelum naik ke kapal penyebrangan di Pelabuhan Bakauheni, adapun motifnya, karena pelaku terbakar api cemburu, dan tak rela mantan istri hidup serumah dengan sahabat lamanya, dengan menikam kaki kiri suami mantan istrinya atau korban hingga meninggal dunia,” tegas Kapolres.

Baca Juga :  Doffie Fahlevi Sanjaya, Aktor Segera Serahkan diri, Warga Dipersilahkan Kembali Laksanakan Aktivitas

Lebih lanjut dirincikan Kapolres, bahwa untuk jajaran Sat Res Narkoba juga berhasil mengamankan 5 (lima) orang pelaku perkara jaringan pengedar sabu-sabu dengan rincian 2 (dua) orang sebagai pengedar, 2 (dua) orang sebagsi pengguna dan yang 1 (satu) orang terdeteksi sebagai kurir, para pelaku berhasil diamankan dari tempat dan waktu yang berbeda, serta barang buktinya antara lain, seperti Shabu seberat 10,16 gram, Sinte 2,29 gram dan 1 (satu) pucuk senjata api (senpi) rakitan jenis revolver warna coklat dan 1 (satu) butir amunisi kaliber 38 mm.

Pengungkapan kasus ini, merupakan hasil kerja keras dari para anggota, dan upaya-upaya tersebut akan terus digecarkan, dengan melakukan mekanisme pemetaan terhadap jaringan para pelaku Kriminalitas maupun jaringan penyalahgunaan Narkoba.

Baca Juga :  Doffie, Menghimbau Masyarakat Agar Tidak Terpengaruh Insiden BBD Astana Anyar

‚ÄúSebagaimana komitmen kami, bahwa tidak ada ruang sedikitpun bagi para pelaku kejahatan untuk berpolah, akan kami berantas para pelaku kejahatan, khususnya peredaran Narkoba diwilayah hukum Polres Lampung Tengah, namun demikian fungsi Preemtif dan Preventif juga dikedepankan, seperti melakukan patroli rutin pada jam atau tempat rawan terjadinya tindak pidana, kami juga bekerja sama dengan pihak BNN Lampung Tengah dalam mensosialisasi dan memberikan penyuluhan terhadap masyarakat terkait betapa bahayanya barang haram tersebut, dan yang terakhir upaya Represif, yaitu penegakkan hukum dengan menangkap para pelaku,”pungkas Doffie.

 

 

(Ganda)