Karena Ketahuan Tak Memilihnya, Oknum Kades Lebung Bandung Potong Geram Dana BLT 300rb-KPM

Sumaterapost.co | Ogan Ilir – Oknum Kades Lebung Bandung, Kecamatan Rantau Alai, Ogan Ilir berinisial M diduga lakukan pemotongan dana BLT-DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa) terhadap sejumlah KPM (Keluarga Penerima Manfaat) lantaran ketahuan tidak memilih dirinya saat pilkades beberapa waktu lalu.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh salah satu warga yang namanya minta dirahasiakan saat melintas di jalan desa setempat. Kepada media ini, Selasa, (29/12) warga tersebut menceritakan perihal telah terjadinya peristiwa pemotongan sebesar Rp 300 ribu rupiah sewaktu pembagian BLT-DD, tepatnya tanggal 2 November 2022 di kediaman sang Kades kala itu.

Selang beberapa hari kemudian, masih merasa tidak terima atas tindakan pemotongan sepihak tersebut, warga tersebut kembali mengirimkan pesan via chat whatsappnya dan menghubungi via telepon selulernya.

Dia mengatakan bahwa di hari itu, ketika giliran namanya disebut, Sekretaris Desa (Sekdes) dan salah satu Perangkat Desa setempat memanggil dan meminta dirinya untuk masuk ke rumah Kades di ruang bagian bawah.

Baca Juga :  Ketua DPRD OI Suharto Hadiri Pembukaan STQH Ke XXVII Kecamatan Lubuk Keliat

“Jadi, pas giliran nama aku yang dipanggil, pak K dan A nyuruh turun ke bawah (rumah Kades) sembari bilang, duit BLT dipotong Rp 300 ribu karena dalam keluarga kami ada yang tidak memilih Kades M ini,” kata warga ini, Jum’at, (2/12) malam via telpon.

Masih kata warga, kendati merasa bingung atas pemotongan mendadak tersebut, saat itu dirinya pun sempat mempertanyakan kembali perihal alasan di balik pemotongan sepihak tersebut.

“Memangnya, apa hak kalian berdua lakukan pemotongan ini. Sudah itu, darimana kalian tahu kalau di keluarga kami ada yang tidak milih beliau (red-kades M),”ujarnya.

Baca Juga :  Jurnalis Dilarang Ambil Foto oleh Ajudan Asisten 1, Diacara Pembukaan STQH

Setelah itu, sambung dia lagi, diakui keduanya bahwa mereka disuruh langsung oleh Kades M dan sempat menyebutkan bahwa tidak hanya dirinya saja yang alami pemotongan tersebut melainkan ada 14 orang lainnya dan kelak akan digantikan dengan warga lain yang memilih sang Kades.

“Sempat berdebat kami di situ, mereka berdua mengatakan bahwa saat pilkades ada CCTV di TPS, karena yang bikin itu pihaknya semua, jadi tahu betul siapa saja yang tidak memilih Kades yang dimaksud,”terangnya.

Warga juga menambahkan selain adanya pemotongan Blt tersebut, ada juga dua points lainnya iyaitu, tentang masalah pembangunan jalan, yang katanya itu pembangunan jalan cor tpi kenyataan hingga saat ini itu hanya timbunan tanah merah saja dan tempat olahraga Bola Volly yang terbengkalai hingga saat ini kini kondisinya sangat memperhatinkan karena sudah ditumbuhi rumput-rumput liar dengan subur.

Baca Juga :  Aliansi Pewarta Investasi Gelar Aksi Damai di Gedung Kajari OI Laporankan Sejumlah Proyek di Kab Ogan Ilir

“Kami berharap agar kiranya informasi ini dapat dibuatkan berita dan dapat ditindaklanjuti segera oleh pihak-pihak terkait lainnya,” tambahnya warga sampai kepada media ini.

Sementara, Kades M saat dikonfirmasi via WA mengatakan hal tersebut tidak benar, terkait BLT kemarin Inspektorat sudah langsung bertanya ke warga penerima.

“Tidak ada yang bermasalah itu, hanya ada sangkutan mengenai pilkades,” tutur dia.

“Kalau untuk masalah tempat olahraga Bola Volly, kemaren lah di urus oleh karang taruna, kebenaran karang taruna banyak yang di Bangka jadi agak kurang terurus. Sedangkan terkait masalah timbunan, itu pengerasan lima tahun baru bisa di buat jalan setapak,” pungkasnya sang kades sampaikan kepada media di via Whatsnya.

 

(Laporan Jurnalis FC Ogan Ilir-Sumsel)