Kepsek SMP N 1Batusangkar Diduga Kuat Berikan Laporan Fiktif

Tanah Datar SP.co,- Tercatat ada 12 orang Peserta Didik Semester 1 Tahun Pelajaran 2022/2023 di SMP Negeri 1 Batusangkar Kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat yang sudah mutasi dari sekolah yang berlokasi di pusat kota itu dengan alasan pindah atau mutasi atas keinginan dari orangtua mereka.

Yuhardi S.Pd MM. Yang menjabat sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Batusangkar ketika diminta keterangannya oleh media ini mengatakan bahwa semua peserta didik yang mutasi adalah atas keinginan dari orangtua walimurid sendiri bahkan kami bantu memfasilitasinya ditempat yang baru dengan cara menghubungi tempat sekolah yang dituju, ujarnya Jumat 18/11.

Namun hal tersebut bertolak belakang dengan keterangan yang berhasil dirangkum oleh media ini, seperti keterangan dari salah satu wali murid yang mengatakan bahwa anaknya dikeluarkan dari SMP Negeri 1 Batusangkar atas perintah dari Pimpinan yakni Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Datar, bahkan sebelum semua itu terjadi, saya bersama istri tercinta sudah sangat bermohon kepada Kepala Sekolah agar anak kami tidak dikeluarkan dari sekolah itu.

Mengingat dan menimbang anak kami sudah di kelas IX (sembilan) yang tidak lama lagi akan mengikuti ujian kelulusan ucap Pratama selaku walimurid mengatakan kepada media ini Senin 21/11 di Sekretariat DPC PPWI Kabupaten Tanah Datar.

Apa Kesalahan anak kami sebenarnya pak? kenapa harus di keluarkan dari sekolah ini? Dan apakah anak kami tidak bisa di bina pak? Pungkas Pratama kepada media ini dan sang Kepala Sekolah ini menjawab itu sudah keputusan dari Dinas, saya juga bawahan yang juga memiliki pimpinan dan ini sudah menjadi keputusan, Saya hanya menjalakan saja, ucapnya kepada kami ungkap Pratama ayah 3 orang anak ini.

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan In Hendri Abas menegaskan bahwa hal ini akan kita telusuri lagi lebih dalam, kita akan panggil seluruh wali murid yang anaknya dikeluarkan dan menginput informasi langsung dari mereka dan jika benar nanti ada kesalahan prosedur maka atas kesalahan tersebut tentunya akan ada konsekwensinya, baik itu kepada kepala sekolah ataupun kepada walimurid, intinya hal ini akan kami jadikan bahan untuk didalami, pungkasnya.

InHendri Abas S.Pd. MM Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten ketika dihubungi media ini berjanji akan memanggil Kepala Sekolah SMP N 1 Batusangkar untuk diminta keterangannya terkait informasi ini, apakah mutasi siswa ini sudah benar-benar sesuai dengan aturan dan ketentuan yang ada atau tidak, ujarnya kepada media ini.

‘Piss ‘