Ketua Komisi IV DPRD OI Amir Hamzah, Sidak Pembangunan Rehab Puskesmas Tanjung Raja

Ketua Komisi IV DPRD Ogan Ilir-Sumsel Amir Hamzah SH, lakukan sidak keloksi pembangunan rehab Renovasi Gedung Puskemas Tanjung Raja

Ogan Ilir – Meninjaklanjuti laporan masyarakat, Kali ke-tiganya Ketua Komisi IV DPRD Ogan Ilir-Sumsel Amir Hamzah SH, lakukan sidak keloksi pembangunan rehab Renovasi Gedung Puskemas Tanjung Raja yang diduga dikerjakan tidak sesuai dan terkesan dikerjakan asal jadi,” Rabu, (25/01/2023).

Alhamdulillah hari ini kami melakukan sidak untuk yang ke tiga kalinya terkait laporan masyarakat tentang pengerjaan Puskesmas Tanjung Raja, memang kami melihat beberapa poin pengerjaan tidak sesuai dari rehab seperti Lantai, Pintu-pintu Kusen, WC, ada yang tidak beplafon, Meja Batu dan Cat.

Baca Juga :  Ketua DPRD OI Suharto Hadiri Pembukaan STQH Ke XXVII Kecamatan Lubuk Keliat

“Kami dalam waktu akan memanggil Diknas Kesehatan (Dinkes) Ogan Ilir dan PPK untuk mengkonfirmasi terkait anggaran yang sudah kita gelontorkan tahun 2022 kemarin sebesar Rp 1,6 Miliyar,” kata Amir saat kepada wartawan.

Seandainya dalam hal ini ada yang kurang mungkin akan kita lakukan penganggarannya lagi pada di 2023 ini, apa di anggaran perubahan karena di induk kita sudah ketok palu. Perencanaan pengerjaan puskesmas ini tidaklah maksimal sehingga hasilnya, kita bisa lihat sendiri tidak sesuai apa yang diharapkan oleh masyarakat.

Baca Juga :  Aliansi Pewarta Investasi Gelar Aksi Damai di Gedung Kajari OI Laporankan Sejumlah Proyek di Kab Ogan Ilir

“Saya juga melihat langsung melihat karyawan yang pengerjakan hanya duduk di lantai saja ini kan tidak sesuai dengan apa yang kita diharapkan,” kata Amir, Rabu, (25/01).

Lanjut Amir, Insyaallah dalam waktu dekat ini kita akan panggil Dinas Kesehatan (Dinkes) dan PPKnya terkait pembangunan rehab gedung Puskesmas Tanjung Raja ini untuk memberikan mengklarifikasinya. Hasil dari situh kita akan kita tindaklanjuti, apakah dana 1,6 Milyar itu sudah mencakupi seluruh kegiatan Puskesmas atau kurang dari apa yang telah dianggarkan.

“Ini kan masih masa pemeliharaan dari pengerjaannya, walaupun rehab ada masa pemeliharaan. Dalam hal ini masih ada

Baca Juga :  STQH Ke XXVII Tingkat Kabupaten Ogan Ilir, Resmi Dibuka Wabup Ardani

tanggungjawab dari pihak pengembang atau pihak ketiga untuk memperbaiki apa yang menjadi kekurangannya daripada rehab tersebut.

Alhamdulillah, saya sudah melihat sendiri antusias masyarakat mau berobat dipuskemas ini cukup banyak, kalau fasilitas dan ditambah pelayanan yang baik Insyaallah yang sakit itu berobat merasa puas tapi kalau fasilitasnya kurang seperti ini maka bisa menimbulkan nanti ke tidak puasan terhadap pelayanan pasien yang mau berobat,” pungkasnya Amir Hamzah SH.

(Laporan Jurnalis FC Ogan Ilir-Sumsel)